Headline.co.id, Banda Aceh ~ Dana Desa tahap pertama untuk tahun anggaran 2026 di Aceh, yang berjumlah Rp535,77 miliar, telah mulai dicairkan ke ribuan gampong. Pemerintah gampong diharapkan segera menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa kepada keluarga penerima manfaat, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Proses penyaluran dana ini dimulai pada Selasa (10/3/2026) melalui transfer langsung dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke Rekening Kas Gampong (RKG/D). Dengan adanya dana ini, pemerintah gampong dapat segera melaksanakan berbagai program yang telah direncanakan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG), seperti pembangunan infrastruktur desa, program ketahanan pangan, serta kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong Aceh, Iskandar, menekankan pentingnya percepatan penyaluran BLT Desa karena waktunya berdekatan dengan persiapan masyarakat menyambut Lebaran. “Kami berharap pemerintah gampong dapat memanfaatkan Dana Desa ini secara tepat sasaran dan transparan. Terlebih menjelang Lebaran Idulfitri, penyaluran BLT Desa kepada keluarga penerima manfaat agar dapat segera direalisasikan sehingga dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat,” ujarnya di Banda Aceh, Kamis (12/3/2026).
Iskandar menjelaskan bahwa dari total 6.497 gampong di Aceh, sebanyak 4.851 gampong telah menerima pencairan Dana Desa tahap pertama. Namun, masih ada 1.646 gampong yang proses pencairannya belum selesai. Sebagai contoh, di Kabupaten Bireuen, pemerintah daerah telah menyalurkan Dana Desa tahap pertama ke 609 desa dengan total sekitar Rp68,48 miliar yang langsung masuk ke kas desa untuk menjalankan berbagai program pembangunan yang telah direncanakan.
“Kepada gampong yang belum cair Dana Desa tahap I agar segera menyelesaikan proses pencairan agar dana desa bisa berdampak kepada masyarakat untuk menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah,” kata Iskandar. Pemerintah juga menekankan agar pengelolaan Dana Desa dilakukan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Aparatur gampong diharapkan dapat memanfaatkan dana tersebut secara optimal untuk kepentingan masyarakat serta memastikan setiap program memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga desa.
Pencairan Dana Desa ini menjadi momentum penting bagi pemerintah desa untuk segera menjalankan berbagai kegiatan pembangunan dan pelayanan masyarakat, terutama dalam mendukung pemulihan ekonomi serta peningkatan kualitas hidup masyarakat di tingkat gampong.




















