Headline.co.id, Lumajang ~ Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mengajak organisasi kemasyarakatan (ormas) untuk memperkuat kolaborasi dalam pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Hal ini disampaikan dalam acara buka puasa bersama yang diadakan oleh Pemuda Pancasila Kabupaten Lumajang di Warung Makan Istana Kuliner pada Jumat (13/3/2026). Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang, Mustaqim, serta tokoh masyarakat dan anggota ormas.
Mustaqim menekankan pentingnya peran strategis ormas dalam kehidupan sosial masyarakat. Ia menyatakan bahwa ormas tidak hanya menjadi wadah partisipasi publik, tetapi juga berfungsi sebagai jembatan komunikasi pemerintah dan masyarakat. “Pembangunan daerah tidak dapat berjalan optimal jika hanya mengandalkan pemerintah semata. Dibutuhkan keterlibatan dan kolaborasi berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Minggu (15/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa komunikasi yang terbuka dan hubungan yang saling mendukung pemerintah dan ormas akan membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi masyarakat dalam proses pembangunan. Dengan adanya sinergi tersebut, diharapkan berbagai program pemerintah dapat lebih mudah dipahami, didukung, dan dilaksanakan bersama oleh masyarakat.
Menurut Mustaqim, ormas juga memiliki kekuatan sosial yang besar dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat, baik melalui kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, maupun dalam menjaga nilai kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, hubungan pemerintah dan ormas perlu terus dirawat melalui komunikasi intensif, dialog terbuka, serta berbagai kegiatan kebersamaan yang memperkuat ikatan sosial.
Mustaqim menilai bahwa momentum Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat semangat kebersamaan tersebut. “Ramadan bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga tentang mempererat silaturahmi dan hubungan sosial. Dari sinilah kolaborasi untuk membangun daerah dapat tumbuh lebih kuat,” katanya.
Ia berharap kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut dapat menjadi energi positif untuk memperkuat sinergi pemerintah daerah dan masyarakat. Melalui kolaborasi yang kuat, berbagai potensi sosial yang dimiliki masyarakat diharapkan dapat dioptimalkan untuk mendukung pembangunan daerah yang lebih inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan.



















