Headline.co.id, Pariaman ~ Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Pemprov Sumbar) berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat melalui program perbaikan rumah tidak layak huni bagi keluarga kurang mampu. Salah satu langkah nyata dari program ini adalah penyerahan bantuan bedah rumah kepada warga di Kelurahan Ujung Batung, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, yang dilakukan pada Rabu (4/3/2026).
Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, menegaskan bahwa program perbaikan rumah tidak layak huni merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan masyarakat memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan sehat. “Hari ini kami menyerahkan bantuan bedah rumah dari Baznas Provinsi Sumatera Barat sebesar Rp25 juta, ditambah bantuan sembako serta 30 sak semen. Mudah-mudahan bantuan ini dapat membantu memperbaiki rumah sehingga menjadi lebih layak huni,” ujar Vasko.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Vasko kepada Dahnil, seorang pekerja harian berusia 66 tahun, yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi kurang layak. Rumah yang ditempati Dahnil bersama anaknya mengalami banyak kerusakan, seperti lantai kayu yang lapuk, dinding yang dimakan rayap, dan atap yang bocor di beberapa bagian, sehingga dinilai tidak aman untuk ditempati.
Vasko menambahkan bahwa upaya pemerintah dalam membantu masyarakat juga diharapkan dapat didukung dengan partisipasi masyarakat melalui semangat gotong royong dalam proses pembangunan. “Dengan dukungan masyarakat sekitar, kita berharap proses perbaikan rumah ini dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat bagi keluarga penerima,” tambahnya.
Program bantuan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Sumbar di Kota Pariaman. Kegiatan ini tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum penyaluran berbagai bantuan sosial kepada masyarakat. Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Pariaman juga menyatakan komitmennya untuk mendukung pendidikan anak Dahnil melalui program “Satu Rumah Satu Sarjana”, sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut.






















