Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga), yang juga menjabat sebagai Kepala BKKBN, Wihaji, mengimbau agar setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) lebih kreatif dalam mengolah menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini bertujuan agar anak-anak, terutama balita, tidak merasa bosan dengan menu yang sama setiap hari. “Sama halnya dengan orang dewasa, anak-anak tentu bosan apabila memakan menu yang sama setiap hari,” ujar Mendukbangga pada Rabu (4/3/2026).
Wihaji memberikan apresiasi khusus kepada SPPG Cipanas yang telah menunjukkan kreativitas dengan memproduksi makanan siap masak atau ready to cook selama Bulan Ramadhan. Menu tersebut merupakan olahan dari berbagai sayur-sayuran, protein, dan bahan lainnya. “Kreativitas seperti ini sangat kami apresiasi,” paparnya.
Lebih lanjut, Mendukbangga menekankan pentingnya intervensi gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan, yaitu usia 0-2 tahun, yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan otak anak. “Intervensi gizi di masa ini sangat menentukan tumbuh-kembang otak anak,” ucapnya.
SPPG yang disebutkan melayani wilayah Desa Sindangjaya dan Desa Cipanas di Cianjur, dengan cakupan 12 satuan pendidikan atau sekitar 2.860 siswa. Selain itu, layanan ini juga menjangkau sekitar 200 penerima manfaat yang terdiri dari kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B).


















