Headline.co.id, Jakarta ~ Jakarta. Polri menegaskan bahwa informasi mengenai 30 kilogram sabu yang dikabarkan menghilang karena meleleh akibat cuaca panas adalah berita bohong atau hoaks. Informasi ini tersebar di media sosial melalui akun X @tanyakanrl. Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Edison Isir, mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan literasi digital dan nalar kritis dengan memeriksa setiap informasi yang beredar di media sosial.
Irjen Pol. Johnny Edison Isir menekankan pentingnya memverifikasi informasi sebelum membagikannya. “Apakah benar atau tidak? Apakah baik atau buruk? Apakah bermanfaat atau tidak? Sebelum sharing,” jelasnya pada Rabu (4/3/26). Ia berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam menyikapi banyaknya informasi yang beredar di ruang digital.
Menurut Irjen Pol. Johnny, informasi yang beredar di media sosial sering kali termasuk dalam kategori hoaks, disinformasi, atau informasi yang belum lengkap. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk menjaga ruang digital yang sehat, produktif, dan konstruktif demi kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara. “Mari kita menjaga ruang digital yang sehat dan produktif serta konstruktif bagi kemajuan masyarakat, bangsa dan negara,” ujarnya.



















