Headline.co.id, Jakarta ~ Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memprediksi bahwa puncak arus mudik Lebaran tahun 2026 akan terjadi dalam dua periode pada bulan Maret. Prediksi ini disampaikan oleh Kapolri dalam rapat koordinasi lintas sektoral Operasi Ketupat 2026 yang berlangsung di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, pada Senin (2/3/2026).
Menurut Sigit, prediksi tersebut didasarkan pada hasil survei yang dilakukan oleh jajaran Ditlantas bersama Kementerian Perhubungan, serta dengan membandingkan data jumlah pemudik pada tahun 2025. “Kami memperkirakan puncak arus mudik pertama akan terjadi pada tanggal 10 dan 11 Maret,” kata Sigit. Setelah periode arus balik pertama, pemerintah akan menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada tanggal 16 dan 17 Maret, sehingga diperkirakan puncak arus mudik kedua akan terjadi pada 18 dan 19 Maret.
Lebih lanjut, Sigit mengingatkan seluruh jajaran untuk menyiapkan pengaturan penyeberangan ke wilayah Bali, mengingat peringatan Hari Raya Nyepi akan bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1447 H. “Kami harus memastikan bahwa semua persiapan berjalan lancar untuk menghindari kemacetan dan gangguan lainnya,” ucap Sigit.
Di sisi lain, Sigit juga menyampaikan bahwa puncak arus balik akan terjadi dalam dua gelombang, yaitu gelombang pertama pada 24 dan 25 Maret. “Kami berharap semua pihak dapat bekerja sama untuk memastikan kelancaran arus balik ini,” tutup Sigit.




















