Headline.co.id, Kubu Raya ~ Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menyatakan keyakinannya bahwa kondisi jalan berstatus mantap di wilayahnya dapat mencapai 100 persen dalam lima tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Sukiryanto. Saat ini, persentase jalan mantap baru mencapai 54,77 persen atau sepanjang 364,579 km. Pernyataan ini disampaikan Sujiwo setelah membuka Forum Lintas Perangkat Daerah untuk penyusunan Rancangan Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Ruang Rapat Bupati, Rabu (25/2/2026).
Menurut Sujiwo, dari total panjang jalan kabupaten yang mencapai 665,688 km, terdapat 70 ruas jalan poros ekonomi yang menjadi prioritas penanganan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Hal ini dilakukan untuk mendukung peningkatan perekonomian masyarakat. “Dari 665 km itu kami pilah mana saja jalan poros yang bersifat strategis. Jalan poros tersebut harus memiliki asas manfaat yang tinggi,” ujar Sujiwo.
Ia menegaskan bahwa meskipun terdapat keterbatasan dalam pembangunan infrastruktur jalan, pihaknya akan berupaya maksimal untuk menyelesaikan pembangunan ruas jalan penghubung tersebut dalam lima tahun ke depan. “Semaksimal mungkin dalam lima tahun. Saya dan Pak Sukiryanto berkomitmen menuntaskan jalan poros ekonomi,” tegasnya.
Sujiwo menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat Kubu Raya karena memiliki dampak berganda terhadap perekonomian. “Ketika jalan poros ekonomi sudah baik dan berfungsi maksimal, arus barang dan jasa menjadi lancar. Jika arus barang dan jasa lancar, peluang usaha tumbuh dan pergerakan ekonomi meningkat,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa peningkatan ekonomi akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat, termasuk pada kualitas pendidikan dan kesehatan, serta menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan. “Jika masyarakat sejahtera, angka kemiskinan menurun. Itulah alasan kami berkomitmen kuat menuntaskan jalan poros ekonomi ini. Memang tidak mudah, karena panjangnya hampir seperti jarak dari sini ke Sintang,” ujarnya.
Meskipun masih banyak tantangan, Sujiwo menyatakan optimistis bahwa target tersebut dapat tercapai melalui komunikasi intensif dengan kementerian terkait serta dukungan parlemen di tingkat pusat.




















