Headline.co.id, Jakarta ~ Jakarta. Kehilangan gigi sering kali tidak langsung menimbulkan keluhan yang jelas, sehingga banyak orang menganggapnya tidak perlu segera ditangani selama tidak menimbulkan rasa sakit atau tidak terlihat. Namun, gigi memiliki fungsi penting tidak hanya untuk mengunyah dan estetika, tetapi juga untuk menopang satu sama lain serta menjaga keseimbangan rahang dan mulut. Jika dibiarkan tanpa perawatan, gigi ompong dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang serius. Oleh karena itu, penanganan gigi ompong sebaiknya dilakukan sedini mungkin untuk mencegah dampak yang lebih serius di kemudian hari.
Menurut berbagai sumber, berikut adalah beberapa dampak yang dapat terjadi jika gigi ompong tidak segera ditangani:
1. **Perubahan struktur rahang**
Gigi berperan penting dalam merangsang tulang rahang saat mengunyah. Ketika satu atau beberapa gigi hilang dan tidak digantikan, rangsangan tersebut berkurang sehingga tulang rahang dapat menyusut atau mengalami resorpsi. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi kekuatan rahang, tetapi juga dapat menyebabkan wajah tampak lebih cekung dan terlihat lebih tua dari usia sebenarnya.
2. **Susunan gigi menjadi berantakan**
Gigi yang sehat saling menopang dan menjaga posisinya masing-masing. Saat terdapat celah akibat gigi ompong, gigi di sekitarnya cenderung bergerak ke arah ruang kosong, baik dengan cara miring, bergeser, maupun turun. Perubahan posisi ini dapat membuat susunan gigi menjadi tidak rapi, meningkatkan risiko penumpukan sisa makanan, serta menyulitkan proses pembersihan gigi secara optimal.
3. **Gangguan mengunyah dan pencernaan**
Salah satu bahaya gigi ompong jika dibiarkan terlalu lama adalah dapat mengurangi kemampuan mengunyah makanan secara efektif. Akibatnya, makanan sering ditelan dalam ukuran yang lebih besar dan kurang halus. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat membebani sistem pencernaan dan meningkatkan risiko gangguan lambung atau masalah pencernaan lainnya.
4. **Perubahan bentuk wajah**
Penyusutan tulang rahang yang terjadi akibat gigi ompong dapat memengaruhi struktur wajah secara keseluruhan. Pipi dapat tampak lebih cekung, garis wajah menjadi kurang tegas, dan proporsi wajah terlihat berubah. Perubahan ini sering terjadi secara perlahan sehingga kerap tidak disadari hingga terlihat cukup signifikan.
5. **Risiko gangguan sendi rahang (TMJ)**
Ketidakseimbangan akibat hilangnya gigi dapat mengubah cara rahang atas dan bawah bertemu saat menggigit atau mengunyah. Bahaya gigi ompong dalam jangka panjang ini dapat membebani sendi rahang atau temporomandibular joint (TMJ), sehingga menimbulkan keluhan seperti nyeri rahang, bunyi saat membuka mulut, atau rasa tidak nyaman saat mengunyah.
6. **Menurunnya kenyamanan makan dan berbicara**
Gigi berperan penting dalam proses pelafalan dan pengunyahan. Kehilangan gigi, terutama di bagian depan, dapat membuat pengucapan beberapa huruf menjadi kurang jelas. Selain itu, celah gigi ompong juga dapat menurunkan kenyamanan saat makan dan berdampak pada kepercayaan diri dalam berinteraksi sehari-hari.























