Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah berupaya mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Langkah ini dilakukan dengan mengutamakan ketepatan sasaran, akuntabilitas, serta kepastian hukum dan sosial. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan pentingnya upaya ini untuk memastikan seluruh proses berjalan cepat dan tertib administrasi demi kepentingan masyarakat terdampak.
Pratikno menyatakan, “Oleh karena itu, masalah pendataan yang valid dan juga konsisten, sekaligus juga ruang administrasi dipenuhi untuk tidak menimbulkan masalah,” dalam Rapat Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Provinsi Aceh, Sumut, dan Sumbar di Kementerian Dalam Negeri pada Senin (23/2/2026).
Ia menambahkan bahwa percepatan ini tidak hanya soal waktu, tetapi juga memastikan kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat terdampak dan mampu menjadi solusi terbaik di tengah berbagai dinamika di lapangan. Salah satu prioritas utama adalah percepatan pembangunan hunian, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri agar masyarakat dapat menempati hunian yang lebih layak dan aman. “Semua bergerak memenuhi aspirasi masyarakat dan mencari titik tengah di tengah masalah yang ada, yang terbaik untuk masyarakat. Percepatan hunian dipercepat sebelum lebaran,” jelasnya.
Melalui Satgas ini, pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dan kementerian/lembaga terkait terus memperkuat koordinasi, sinkronisasi data, serta percepatan realisasi program rehabilitasi dan rekonstruksi agar pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat di tiga provinsi terdampak dapat berjalan optimal.






















