Headline.co.id, Batang ~ Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, Majelis Tabligh PD Muhammadiyah Batang mengadakan pengajian iftar yang melibatkan komunitas pengendara ojek online. Acara ini berlangsung di Masjid Wakaf Al-Haadi, Desa Cepokokuning, Kabupaten Batang, pada Senin (23/2/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembinaan kepada komunitas agar aktivitas selama Ramadan dapat mendatangkan pahala.
Ketua Majelis Tabligh PD Muhammadiyah Batang, Muhammad Burhan Hidayat, menjelaskan bahwa terdapat beberapa komunitas yang dibina oleh Majelis Tabligh, termasuk pengendara ojek online, pemain tenis meja, dan santri Lapas Batang. Khusus untuk komunitas pengendara ojek online, Majelis Tabligh membina puluhan orang yang sering memanfaatkan masjid-masjid Muhammadiyah. “Kalau komunitas ojek online yang sering ke masjid-masjid Muhammadiyah sebanyak 50 pengendara. Banyak dari masjid kami yang digunakan sebagai tempat mereka beristirahat, ada juga yang salat atau bahkan hanya sekadar ngopi pun dipersilakan,” jelasnya.
Burhan memastikan bahwa semua masjid di bawah naungan PD Muhammadiyah Batang selalu terbuka bagi komunitas pengendara ojek online untuk beristirahat. “Silakan yang mau ngopi, ngecas ponsel, tidur juga boleh, salat pun boleh,” ungkapnya.
Pengajian bersama komunitas pengendara ojek online ini tidak hanya dilakukan selama Ramadan, tetapi akan berlanjut dengan topik-topik menarik yang dibahas bersama da’i-da’i PD Muhammadiyah Batang. “Tidak cuma menggandeng komunitas ojek online, tapi juga dengan santri Lapas Kelas IIB Batang dan komunitas tenis meja. Insyaallah Majelis Tabligh berkomitmen untuk melakukan pembinaan kepada komunitas-komunitas tersebut,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, PD Muhammadiyah Batang bekerja sama dengan Lazismu Batang menyalurkan santunan dan tali asih kepada perwakilan pengendara ojek online. “Kami membagikan bingkisan kado Ramadan dan tali asih agar teman-teman ojek online yang beberapa hari ini pendapatannya menurun karena terdampak cuaca hujan, semoga bisa sedikit membantu,” terangnya.
Ketua Komunitas Pengendara Ojek Online, Mantep Waluyo, mengungkapkan rasa syukur atas bingkisan dari pengurus Masjid Al-Haadi dan Lazismu yang sangat membantu pendapatan saat cuaca ekstrem. “Pendapatan sekarang lagi nggak menentu, kadang dapat banyak, kadang dikit, lha ini ada dari Lazismu bisa buat yang di rumah, makasih buat Lazismu,” ujar dia.
Ia juga mendukung adanya kajian rutin bagi pengendara ojek online karena membuat hati lebih tenang. “Kita kan tahu kalau di jalan itu sering bikin emosi, nah kalau ada kajian rutin buat hati jadi lebih adem,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)



















