Headline.co.id, Jogja ~ Program magang mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Alma Ata (UAA) Yogyakarta terus menunjukkan dampak positif terhadap kesiapan kerja lulusan. Sebanyak 80 mahasiswa tercatat sukses mengikuti program magang selama tiga bulan di berbagai instansi, mulai dari perusahaan BUMN, lembaga pemerintahan hingga sektor swasta. Dari jumlah tersebut, 11 mahasiswa menjalani magang di luar Daerah Istimewa Yogyakarta, sementara 69 lainnya berada di wilayah DIY. Keberhasilan program ini diproyeksikan semakin memperkuat strategi kampus dalam menyiapkan lulusan yang adaptif terhadap kebutuhan industri.
Kaprodi Sistem Informasi UAA, Tri Rochmadi, S.Kom., M.Kom., menjelaskan bahwa program magang dirancang tidak hanya sebagai pengalaman kerja sementara, tetapi juga sebagai bagian dari pembelajaran berbasis praktik yang terintegrasi dengan kurikulum akademik. Ke depan, model pembelajaran ini diharapkan semakin mendorong mahasiswa memiliki portofolio profesional sebelum lulus.
Menurutnya, indikator keberhasilan mahasiswa selama magang mengacu pada penilaian mentor di tempat magang dan evaluasi akademik dosen penguji. Penilaian mentor mencakup kedisiplinan dan kehadiran yang dibuktikan melalui logbook, etika serta sikap kerja, kualitas pekerjaan, hingga kemampuan adaptasi mahasiswa terhadap lingkungan profesional. Sementara itu, evaluasi akademik dilakukan melalui presentasi hasil magang yang menilai penguasaan materi, kemampuan komunikasi, serta kualitas laporan akhir.
Tri Rochmadi menuturkan, sejumlah mahasiswa telah menunjukkan capaian konkret selama program berlangsung. Salah satunya kelompok mahasiswa yang magang di Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Daerah Istimewa Yogyakarta yang berhasil menyelesaikan proyek sebelum tenggat waktu dan memperoleh apresiasi mentor. Pencapaian tersebut membuka peluang kolaborasi lanjutan berupa topik skripsi di instansi tersebut serta perpanjangan masa magang atas permintaan pihak kantor. Bahkan, di beberapa lokasi magang lainnya, mahasiswa memperoleh tawaran kerja sebelum program berakhir.
Ke depan, program magang diperkirakan akan semakin memperkuat kompetensi utama mahasiswa, terutama dalam kemampuan problem solving, komunikasi, pemahaman proses bisnis, serta penguasaan teknologi. Integrasi program magang dengan penelitian skripsi dan konversi mata kuliah juga menjadi strategi yang dinilai mampu meningkatkan relevansi pembelajaran dengan kebutuhan industri.
Dampak jangka panjang program ini diproyeksikan tidak hanya meningkatkan kesiapan kerja lulusan, tetapi juga memperluas jejaring profesional mahasiswa serta memperkaya portofolio digital mereka. Kondisi tersebut dinilai menjadi nilai tambah dalam persaingan pasar kerja, bahkan membuka peluang rekrutmen langsung sebelum mahasiswa menyelesaikan studi.
Pengalaman positif turut disampaikan oleh peserta magang. Zaenita mengungkapkan bahwa program magang memberikan ruang belajar yang luas dengan lingkungan kerja suportif sehingga membantu pengembangan kompetensi profesional. Sementara itu, Puji, mahasiswa yang magang di salah satu BUMN menyampaikan keterlibatannya dalam pengelolaan konten media sosial dan proyek pembuatan website peminjaman arsip, mulai dari analisis kebutuhan, perancangan sistem hingga implementasi berbasis web. Pengalaman tersebut dinilai memperkuat kemampuan teknis, komunikasi, serta kerja tim sekaligus memberikan pemahaman profesionalisme di lingkungan instansi pemerintahan.
Dengan capaian tersebut, Program Studi Sistem Informasi Universitas Alma Ata diproyeksikan terus mengembangkan skema magang kolaboratif dengan berbagai sektor industri sebagai upaya strategis mencetak lulusan yang siap kerja sejak bangku kuliah.
Keberhasilan 80 mahasiswa dalam program magang menunjukkan komitmen Program Studi Sistem Informasi Universitas Alma Ata dalam menyiapkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi dunia kerja. Didukung kurikulum berbasis praktik, kolaborasi industri, serta integrasi proyek akademik, program ini menjadi pilihan strategis bagi calon mahasiswa yang ingin berkarier di bidang teknologi dan bisnis digital.
Selain itu, Prodi Sistem Informasi Universitas Alma Ata telah memperoleh akreditasi internasional ASIIN, yang menegaskan kualitas pendidikan, standar pembelajaran global, serta relevansi kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri internasional.
Tertarik membangun karier di bidang teknologi informasi dan bisnis digital? Bergabunglah bersama Program Studi Sistem Informasi Universitas Alma Ata Yogyakarta dan rasakan pengalaman belajar berbasis industri, peluang magang luas, serta dukungan dosen profesional. Dengan akreditasi internasional ASIIN, Prodi Sistem Informasi Alma Ata menjadi pilihan tepat untuk menyiapkan masa depan karier global sejak bangku kuliah.




















