Headline.co.id, Batang ~ Pemerintah Kabupaten Batang melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) berkolaborasi dengan UNICEF untuk menghidupkan suara anak-anak dalam perencanaan pembangunan tahun 2027. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa aspirasi anak-anak tidak tenggelam dalam forum yang didominasi oleh orang dewasa. Pada 3 Maret 2026, Aula Kantor Bupati Batang akan menjadi tempat pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Anak (Musrenbang Anak) Kabupaten Batang.
Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida Batang, Eni Triwiyanti, menyatakan bahwa anak-anak seringkali merasa sulit untuk bersuara dalam forum besar yang dihadiri orang dewasa. “Kalau dicampur dengan forum besar orang-orang dewasa, mereka itu kan tidak berani bersuara. Masih labil, takut, dan malu. Padahal perencanaan itu harus komprehensif, harus memenuhi kebutuhan semua level usia,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Senin (23/2/2026).
Musrenbang Anak ini dirancang dengan pendekatan yang lebih santai dan melibatkan fasilitator dari UNICEF untuk menciptakan suasana yang nyaman bagi anak-anak. “Mungkin kami di perangkat daerah itu agak kaku. Kalau ada fasilitator, suasana bisa dibuat nyaman supaya anak-anak bisa memberikan gambaran apa yang mereka inginkan. Jangan sampai mereka tegang karena konsepnya kayak rapat biasa,” jelas Eni.
Sekitar 8 hingga 10 pengurus Forum Anak yang baru dibentuk akan menjadi penggerak utama dalam acara ini. Mereka akan mendorong perwakilan siswa SMP dan SMA dari 15 kecamatan untuk berani menyampaikan kebutuhan nyata mereka di lapangan. Kepala Bapperida Batang, Bagus Pambudi, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi bagian dari upaya menjadikan Batang sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA).
Bagus menekankan pentingnya mendokumentasikan dan mengakomodir usulan anak secara administratif ke dalam sistem penganggaran. “Khusus untuk tahun 2027 ini, kita akan ada afirmasi atau alokasi khusus. Usulan anak harus terakomodir dalam dokumen perencanaan maupun penganggaran. Kita ingin mendengarkan ide mereka terhadap penyempurnaan program kegiatan kita,” tegasnya.
Acara yang akan dimulai pukul 08.00 WIB ini akan diisi dengan berbagai metode partisipatif, seperti ice breaking, curah pendapat melalui media post-it, hingga perumusan usulan yang akan dibacakan secara resmi. “Dengan langkah ini, Kabupaten Batang berharap pembangunan tidak lagi hanya tentang perspektif orang dewasa, tetapi juga tentang mewujudkan mimpi-mimpi kecil yang akan menjadi fondasi besar di masa depan,” tandas Bagus. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)





















