Headline.co.id, Labuan Bajo ~ Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, memanfaatkan peringatan hari jadi ke-23 dengan meluncurkan inisiatif ekologis. Pada Jumat (20/2/2026), dilakukan penanaman pohon di Taman Kantor Bupati, Jalan Frans Sales Lega, sebagai langkah nyata untuk mengedepankan kesadaran lingkungan dalam pembangunan daerah.
Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, bersama Wakil Bupati, Yulianus Weng, memimpin langsung kegiatan penanaman pohon buah. Ini merupakan simbol komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Menurut mereka, peringatan hari jadi ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga pengingat pentingnya keseimbangan pembangunan fisik dan perlindungan alam.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Manggarai Barat, Tedy Nahas, menjelaskan makna dari kegiatan tersebut. “Penanaman pohon ini merupakan simbol bahwa di usia yang ke-23 ini, Kabupaten Manggarai Barat tidak hanya tumbuh secara administrasi dan pembangunan fisik, tapi juga harus tumbuh secara ekologis. Kita ingin memastikan bahwa pembangunan yang dilakukan hari ini tidak mengorbankan kepentingan generasi mendatang. Ini adalah wujud syukur kepada Tuhan atas usia Mabar, sekaligus wujud kepedulian pada lingkungan yang menjadi nafas utama pariwisata Labuan Bajo,” ujarnya.
Pemkab Manggarai Barat melihat penanaman pohon sebagai investasi jangka panjang. Pohon yang ditanam saat ini mungkin belum memberikan manfaat langsung, tetapi akan menjadi warisan bagi generasi mendatang. Jenis pohon yang ditanam lain Jambu Air 5 Dimensi, Jambu Batu, Jambu Farang, Jambu Kristal, Dewandaru, Jambu Air Hitam, Srikaya Jumbo, dan Jambu Australia Merah.
Melalui langkah ini, pemerintah daerah berharap gerakan menjaga lingkungan tidak hanya berhenti di lingkungan kantor bupati, tetapi juga meluas hingga ke desa dan kelurahan. Manggarai Barat ingin memastikan identitasnya bukan hanya sebagai destinasi wisata bahari, tetapi juga sebagai daerah yang hijau, teduh, dan berkelanjutan.





















