Headline.co.id, Bantul ~ Personel gabungan Polres Bantul dan Polsek Kretek melaksanakan patroli subuh untuk mengantisipasi kejahatan jalanan dan gangguan kamtibmas pada Minggu (22/2/2026) sejak pukul 05.00 WIB di sejumlah titik wilayah Kretek, Bantul. Kegiatan dipimpin Kapolsek Kretek AKP Joko Mulyono dengan melibatkan unsur gabungan kepolisian. Patroli dilakukan di Simpang 4 Depok, Simpang 3 JJLS Kretek, Simpang 3 Jembatan Kretek 1, SPBU Kretek, serta jalur JJLS Kretek. Upaya ini dilakukan sebagai langkah preventif menjaga keamanan selama bulan Ramadan 1447 H/2026 M, termasuk penanganan cepat keributan dua rombongan di JJLS yang berhasil dibubarkan petugas.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan bahwa kegiatan diawali dengan apel patroli subuh yang diikuti unsur gabungan kepolisian. Hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Ops Polres Bantul Kompol Budi Kustanto, Kapolsek Kretek AKP Joko Mulyono, Paur Subagdalops Polres Bantul Ipda Bowo, serta personel Samapta, Intel, Reskrim, Lantas, Polwan Polres Bantul, dan anggota Polsek Kretek.
Menurut Rita, patroli subuh difokuskan pada pengamanan wilayah serta antisipasi potensi kejahatan jalanan dan gangguan kamtibmas yang kerap meningkat pada waktu dini hari selama Ramadan.
“Personel Polsek Kretek dipimpin Kapolsek Kretek melaksanakan giat apel tim patroli subuh dalam rangka pengamanan dengan tupoksi antisipasi kejahatan jalanan, gangguan kamtibmas serta harkamtibmas agar tetap aman dan kondusif selama di bulan Ramadan,” ujar Rita.
Usai apel, personel langsung menempati lokasi pengamanan sesuai ploting surat perintah. Dalam pelaksanaan tugas, petugas mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
Rita menambahkan, personel gabungan telah melakukan penjagaan khusus di jalur JJLS sejak selesai subuh. Pada saat terjadi keributan antara dua rombongan di lokasi tersebut, petugas yang berada di sekitar tempat kejadian perkara segera mengambil tindakan.
“Petugas polisi yang berada di TKP langsung membubarkan kejadian tersebut dan kemudian kedua rombongan langsung meninggalkan TKP,” jelasnya.
Ia menegaskan, kehadiran petugas di lapangan sejak pagi hari menjadi faktor penting dalam mencegah meluasnya potensi gangguan keamanan. Penanganan cepat dilakukan agar situasi tetap terkendali dan tidak menimbulkan dampak lebih luas.
“Petugas sudah melaksanakan penjagaan dan patroli di jalur JJLS sejak sehabis subuh mulai jam 05.00 pagi sampai kemudian terjadi keributan dan petugas yang ada di dekat TKP langsung membubarkan keributan sehingga tidak meluas,” kata Rita.






















