Headline.co.id, Selatpanjang ~ Bupati Kepulauan Meranti, Asmar, secara resmi melepas 75 mubalig dan mubaligah untuk bertugas selama Ramadan 1447 Hijriah/2026. Acara pelepasan ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti pada Rabu (18/2/2026). Para dai diharapkan tidak hanya menyampaikan dakwah keagamaan, tetapi juga berperan dalam menyosialisasikan program pembangunan daerah kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Asmar mengapresiasi peran aktif para mubalig dan mubaligah dalam membina umat dan memberikan pencerahan di tengah masyarakat. “Semoga apa yang dilakukan didasari dengan ketulusan dan keikhlasan sehingga menjadi bekal untuk mendapatkan keridaan Allah,” ujarnya.
Memasuki bulan suci Ramadan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti telah menyiapkan berbagai kegiatan keagamaan, termasuk Safari Ramadan yang rutin digelar setiap tahun. Kegiatan ini akan melibatkan mubalig dan mubaligah terbaik daerah untuk menyampaikan tausiah di masjid dan musala di berbagai kecamatan.
“Kehadiran para mubalig dan mubaligah di bulan Ramadan diharapkan ikut serta mendukung penyebaran informasi tentang program pemerintah daerah,” kata Asmar. Sejalan dengan tema tahun ini, “Dengan Semangat Ramadan Kita Buka Pintu Keberkahan”, Safari Ramadan juga menjadi sarana mempererat silaturahmi pemimpin, ulama, dan masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait pelaksanaan pembangunan di setiap kecamatan.
Asmar berharap para mubalig dan mubaligah yang bertugas dapat menjadi penyambung lidah pemerintah daerah, sehingga pesan pembangunan dan nilai keagamaan tersampaikan secara utuh dan menyejukkan.
Sebelumnya, Wakil Ketua Pembina Pengamalan Agama Islam (P2A) Kepulauan Meranti, Ustadz Tito Hortanto, melaporkan bahwa total mubalig dan mubaligah yang akan bertugas selama Ramadan berjumlah 75 orang, terdiri atas 74 ustaz dan 1 ustazah. “Mereka terdiri dari para dai, penyuluh agama, dai 3T, ustaz senior, khatib, serta tokoh agama yang selama ini aktif membina umat,” jelasnya.
Ia menyebutkan, khusus di Kecamatan Tebingtinggi terdapat 48 masjid dan musala yang termasuk dalam binaan P2A. Organisasi tersebut menjadi wadah berhimpunnya para mubalig dan mubaligah yang tidak hanya aktif selama Ramadan, tetapi juga rutin mengisi khutbah Jumat dan pembinaan keagamaan sepanjang tahun. “Kami berharap dukungan pemerintah daerah terus berlanjut agar pembinaan keagamaan berjalan konsisten dan para mubalig tetap istiqamah dalam membimbing masyarakat,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kepulauan Meranti, Sulman, mengingatkan agar dakwah selama Ramadan bersifat menyejukkan serta menjaga kerukunan umat di tengah keberagaman. “Dakwah yang menenangkan, bebas dari provokasi maupun kepentingan politik, serta mendorong persatuan menuju Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kepulauan Meranti, sejumlah kepala OPD, Ketua LAMR Kepulauan Meranti, para mubalig dan mubaligah, serta undangan lainnya.






















