Headline.co.id, Gubernur Gorontalo ~ Gusnar Ismail, mengumumkan tiga kebijakan strategis pembangunan daerah saat melaksanakan Salat Isya dan Tarawih berjemaah di Masjid Darul Arqam, Kota Gorontalo, pada Kamis (19/2/2026). Kebijakan tersebut mencakup realisasi kontrak embarkasi haji senilai Rp45 miliar, percepatan transformasi IAIN Sultan Amai menjadi Universitas Islam Negeri (UIN), serta alokasi anggaran Rp1,4 triliun untuk program hilirisasi industri ayam.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Gusnar memanfaatkan momentum Ramadan untuk mempererat silaturahim sekaligus menyampaikan perkembangan strategis pembangunan secara langsung kepada masyarakat. “Kami ingin masyarakat mengetahui langsung perkembangan pembangunan yang sedang berlangsung,” ujarnya.
Kabar pertama yang disampaikan adalah penandatanganan kontrak pembangunan embarkasi haji tahap pertama senilai Rp45 miliar. Proyek ini diharapkan segera dimulai dan menjadi tonggak penting peningkatan pelayanan haji dan umrah di kawasan timur Indonesia. Menurut Gusnar, keberadaan embarkasi akan memberikan kemudahan dan efisiensi biaya bagi jamaah asal Gorontalo serta daerah sekitarnya seperti Papua, Maluku, dan Sulawesi Utara. “Fasilitas ini juga akan memperkuat peran Bandara Djalaluddin sebagai pusat layanan ibadah,” katanya.
Selain itu, Gubernur Gusnar juga menyampaikan kabar baik mengenai proses transformasi IAIN Sultan Amai Gorontalo menjadi UIN yang kini telah berada di tahap akhir di Sekretariat Negara. Ia optimistis bahwa perubahan status ini akan segera terealisasi dan berdampak besar terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Gorontalo. “Transformasi ini akan membuka peluang lebih besar bagi pengembangan pendidikan Islam di daerah kita,” ucapnya.
Gusnar juga mengungkapkan adanya alokasi anggaran dari pemerintah pusat sejumlah Rp1,4 triliun untuk program hilirisasi dan integrasi industri ayam di Gorontalo. Program ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami berharap program ini dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal,” katanya.
Di akhir acara, Gubernur Gusnar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat kolaborasi, serta mendoakan agar seluruh program pembangunan berjalan lancar. Ia berharap Ramadan menjadi momentum untuk mempererat persatuan dan optimisme dalam membangun Gorontalo yang lebih maju dan sejahtera.




















