Headline.co.id, Bantul ~ Kepolisian mengungkap dugaan motif di balik peristiwa meninggalnya seorang perempuan lanjut usia berinisial J/HW (67) yang ditemukan gantung diri di Dusun Salam RT 005, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Berdasarkan keterangan keluarga, korban telah lama menderita kanker payudara dan rutin menjalani pengobatan. Informasi tersebut disampaikan Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, kepada Headline.co.id. Polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Iptu Rita menjelaskan, dari hasil pemeriksaan Tim Identifikasi Polres Bantul bersama tenaga medis Puskesmas Kasihan I, korban dinyatakan meninggal dunia tanpa adanya luka akibat kekerasan.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hanya terdapat bekas jeratan tali di leher,” ujar Iptu Rita.
Terkait dugaan motif, Rita menuturkan bahwa korban diketahui telah lama mengalami sakit kanker payudara dan rutin mengonsumsi obat. Bahkan, menurut keluarga, korban dijadwalkan akan menjalani kontrol rutin pada pagi hari setelah kejadian.
“Menurut keterangan keluarga, korban sudah lama mengalami sakit kanker payudara dan rutin mengonsumsi obat,” jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, korban pertama kali ditemukan oleh saksi yang hendak memasak air sekitar pukul 05.00 WIB. Saksi curiga karena pintu dapur dalam kondisi tidak terkunci. Saat pintu dibuka, korban sudah dalam posisi tergantung di palang kayu tiang dapur. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kasihan.
Setelah dilakukan pemeriksaan di lokasi, pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki proses autopsi lanjutan. Korban rencananya dimakamkan di pemakaman setempat.
Informasi diatas tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.




















