Headline.co.id, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara Melaksanakan Program Pelayanan Publik Terpadu Bernama Motabi Kambungu Akbar Di Kecamatan Monano Pada Selasa ~ 17 Februari 2026. Program ini digagas oleh Bupati Thariq Modanggu dan Wakil Bupati Nurjanah Yusuf, yang bertujuan untuk memberikan layanan kesehatan komprehensif dengan menghadirkan tenaga medis umum hingga dokter spesialis langsung ke masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara, Sri Fenty N. Sagaf, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mengatasi kesenjangan akses pelayanan kesehatan. “Motabi Kambungu Akbar ini adalah panggung pelayanan sesungguhnya. Kami berupaya menghapus jarak fasilitas kesehatan dan masyarakat. Hari ini, rumah sakit dan puskesmas yang mendatangi warga, bukan sebaliknya. Tujuannya agar akses kesehatan dirasakan sama ratanya oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Sri Fenty.
Dalam pelaksanaan kegiatan ini, Dinas Kesehatan bekerja sama dengan RSUD Zainal Umar Sidiki, BPJS Kesehatan, Palang Merah Indonesia (PMI), serta Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Gorontalo Utara. Berbagai layanan spesialis disediakan secara gratis, termasuk Spesialis Penyakit Dalam, Spesialis Saraf, Spesialis Mata, dan Spesialis Kandungan.
Sri Fenty menambahkan bahwa kehadiran dokter spesialis ini untuk menjawab tingginya kebutuhan masyarakat desa terhadap layanan kesehatan yang selama ini hanya tersedia di pusat kabupaten. Kelompok lansia banyak memanfaatkan layanan konsultasi penyakit kronis, sementara ibu hamil mendapatkan pemeriksaan janin dari ahli kandungan. “Kami membawa standar pelayanan terbaik ke sini, termasuk dokter spesialis. Fokus kami juga pada perlindungan perempuan melalui skrining kanker serviks dan payudara lewat pemeriksaan IVA dan HPV DNA Test. Boleh dibilang, ini adalah bentuk cinta kami pada kesehatan para ibu di Gorontalo Utara,” tambahnya.
Selain kesehatan fisik, program ini juga mencakup aspek kesehatan mental dengan menghadirkan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa. Layanan ini dianggap penting untuk mendeteksi dini masalah kejiwaan yang sering terabaikan di masyarakat. Di lokasi yang sama, PMI mengadakan donor darah, sementara BPJS Kesehatan menyediakan layanan administrasi keliling untuk memudahkan warga dalam mengurus kepesertaan.
Sri Fenty menegaskan bahwa pelayanan yang paripurna menjadi target utama program ini. “Sehat itu harus paripurna. Mulai dari administrasi BPJS yang mudah, fisik yang terjaga, hingga jiwa yang tenang. Melalui gerakan ini, pemerintah hadir untuk memastikan semua hak itu terpenuhi dengan cepat dan berdampak langsung,” katanya.




















