Headline.co.id, Jogja ~ Polresta Yogyakarta menggelar Operasi Keselamatan Progo 2026 selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026, di wilayah hukum Kota Yogyakarta. Operasi yang dipimpin Satuan Lalu Lintas ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. Hasilnya, angka kecelakaan lalu lintas tercatat turun 35 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Data tersebut disampaikan langsung oleh Kasatlantas Polresta Yogyakarta, AKP Alvian Hidayat, kepada Headline.co.id.
AKP Alvian Hidayat menjelaskan, pendekatan operasi tahun ini tidak hanya menitikberatkan pada penindakan, tetapi juga pada langkah preemtif dan preventif yang masif.
“Selama Operasi Keselamatan Progo 2026, kami mengedepankan kegiatan edukatif dan pencegahan. Alhamdulillah, angka kecelakaan lalu lintas menurun dari 31 kejadian pada 2025 menjadi 20 kejadian pada 2026, atau turun 35 persen,” ujar AKP Alvian.
Berdasarkan data resmi Satlantas, kegiatan preemtif berupa penyuluhan (penluh) pada 2026 mencapai 790 kegiatan, meningkat 127 kegiatan atau 19 persen dibandingkan 663 kegiatan pada 2025. Sementara itu, penyebaran dan pemasangan materi imbauan tercatat 6.101 kegiatan pada 2026, naik 342 kegiatan atau 6 persen dari 5.759 kegiatan pada tahun sebelumnya.
Pada aspek preventif, jumlah kegiatan tahun 2026 mencapai 5.328 kegiatan, meningkat 299 kegiatan atau 6 persen dibandingkan 5.029 kegiatan pada 2025. Peningkatan ini menunjukkan intensitas patroli dan pengawasan di lapangan yang lebih optimal selama operasi berlangsung.
Di bidang penegakan hukum lalu lintas (gakkum), tilang melalui sistem ETLE statis pada 2026 tercatat 964 pelanggaran, naik 72 tilang atau 8 persen dibandingkan 892 tilang pada 2025. Selain itu, tilang manual yang pada 2025 tidak dilakukan, pada 2026 tercatat 44 tilang. Adapun jumlah teguran meningkat tipis dari 5.618 pada 2025 menjadi 5.669 pada 2026 atau naik 1 persen.
“Kami tetap mengedepankan pendekatan humanis, namun terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, penindakan tetap kami lakukan secara tegas sesuai ketentuan,” tegas AKP Alvian.
Data yang dihimpun Satlantas Polresta Yogyakarta ini menunjukkan bahwa peningkatan intensitas edukasi, pengawasan, dan penegakan hukum berjalan beriringan dengan penurunan angka kecelakaan. Operasi Keselamatan Progo 2026 menjadi bagian dari komitmen Polresta Yogyakarta dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Kota Yogyakarta.





















