Headline.co.id, Bener Meriah ~ Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melalui Kecamatan Timang Gajah sedang mempercepat pembangunan hunian sementara (Huntara) di Kampung Tunyang. Pembangunan ini bertujuan untuk menyediakan 204 unit hunian bagi masyarakat yang terdampak bencana. Proyek ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Camat Timang Gajah, Andi Syahputra, menyatakan bahwa pembangunan dilakukan secara bertahap dan diharapkan dapat ditempati sebelum Bulan Suci Ramadan. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman. Pada tahap awal, telah dibangun 4 barak yang terdiri dari total 36 unit hunian. Dari jumlah tersebut, 1 barak yang berisi 12 unit telah selesai dan dilengkapi dengan perlengkapan dasar.
“Pemerintah berkomitmen untuk mempercepat pembangunan hunian sementara ini agar masyarakat terdampak dapat segera menempati hunian yang aman dan layak, terutama menjelang Bulan Suci Ramadan,” ujar Andi Syahputra. Ia menambahkan bahwa percepatan pembangunan ini merupakan prioritas pemerintah.
Pembangunan Huntara ini adalah bagian dari strategi pemerintah daerah untuk mempercepat stabilisasi kondisi sosial masyarakat pascabencana. Koordinasi dan pengawasan dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Bener Meriah dan instansi terkait untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana dan memenuhi standar kelayakan.
Pemerintah berharap dengan tersedianya hunian sementara ini, masyarakat Kampung Tunyang dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik, sambil menunggu pembangunan hunian tetap pada tahap berikutnya.





















