Headline.co.id, Jakarta ~ Aceh Utara – Mahasiswa dari Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri Angkatan 83 telah membangun sumur bor untuk masyarakat di Kabupaten Aceh Utara. Inisiatif ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat (Dianmas) dan bertujuan untuk membantu pemenuhan kebutuhan air bersih pascabencana. Sumur bor tersebut diresmikan oleh Kapolres Aceh Utara, AKBP Trie Aprianto, S.H., M.H., bersama perwira pendamping dan mahasiswa STIK pada Sabtu, 14 Februari 2026.
Pembangunan sumur bor ini dilakukan setelah mahasiswa melakukan survei dan pendataan terhadap warga yang mengalami kesulitan dalam mendapatkan akses air bersih. Berdasarkan hasil observasi lapangan dan wawancara dengan masyarakat, ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan prioritas untuk mendukung pemulihan wilayah terdampak. Kegiatan ini dipimpin oleh Perwira Pendamping Kombes Pol Didit Bambang Wibowo, S.I.K., M.H., dan melibatkan 22 mahasiswa STIK Angkatan 83, termasuk M. Rizky Ali Akbar, Wakil Ketua Senat Persatuan Mahasiswa Ilmu Kepolisian (PMIK), yang berperan aktif dalam koordinasi dan pelaksanaan kegiatan.
Proses pembangunan sumur bor dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat setempat, mulai dari pengeboran, pemasangan instalasi pipa, hingga uji kelayakan air agar dapat segera dimanfaatkan oleh warga. Dalam sambutannya, Kapolres Aceh Utara menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan inisiatif para mahasiswa STIK dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.
“Pembangunan sumur bor ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Saya mengapresiasi dedikasi mahasiswa STIK Angkatan 83 yang telah memberikan solusi konkret terhadap kebutuhan dasar warga. Semoga fasilitas ini dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama untuk kepentingan jangka panjang,” ujar AKBP Trie Aprianto.
Keberadaan sumur bor ini diharapkan dapat menyediakan akses air bersih bagi masyarakat terdampak, meningkatkan kualitas kesehatan dan sanitasi lingkungan, mempererat kemitraan Polri dan masyarakat, serta menumbuhkan kepedulian sosial mahasiswa terhadap dinamika kewilayahan. Warga setempat menyambut baik bantuan tersebut dan menyampaikan terima kasih atas kepedulian yang diberikan. Mereka berharap fasilitas sumur bor dapat menjadi solusi jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.
Melalui kegiatan Dianmas ini, Mahasiswa STIK Angkatan 83 tidak hanya mengaplikasikan teori yang diperoleh selama pendidikan, tetapi juga mengasah kemampuan kepemimpinan, manajerial, serta kepekaan sosial dalam menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat di lapangan.





















