Headline.co.id, Masyarakat Kampung Karangasem Di Padukuhan Gempol ~ Kalurahan Condongcatur, Kabupaten Sleman, menggelar tradisi Sedekahan Rong Puluhan Ruwah pada Minggu, 8 Februari 2026. Acara ini merupakan persiapan spiritual dan ajang mempererat silaturahmi menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Tradisi ini adalah warisan leluhur yang dilestarikan untuk membersihkan hati dan menghormati para pendahulu.
Sedekahan yang dilaksanakan setiap bulan Ruwah dalam penanggalan Jawa atau Sya’ban dalam kalender Islam ini bukan sekadar seremoni adat. Tradisi ini memiliki makna filosofis mendalam sebagai perwujudan prinsip “eling lan waspada” (ingat dan waspada) serta semangat “urup iku urup” (hidup yang memberi manfaat). Ritual ini menjadi sarana refleksi batin warga sebelum memasuki masa ibadah puasa.
Dukuh Gempol, Ari Susanti, menyatakan bahwa acara ini dipimpin oleh rois setempat, Rahmat Mizan, yang melantunkan doa-doa untuk arwah leluhur dan memohon keberkahan bagi seluruh warga Padukuhan Gempol. Suasana religius dengan nuansa budaya Jawa menyelimuti seluruh prosesi, mencerminkan akulturasi yang telah mengakar puluhan tahun.
Kegiatan ini juga menjadi momentum kebersamaan yang dinilai mampu memperkokoh fondasi kerukunan di tingkat padukuhan. Dengan saling berbagi makanan dan doa, semangat gotong royong terus disegarkan. Acara ini dihadiri oleh perangkat kalurahan, tokoh masyarakat, serta warga Karangasem secara sukarela, menunjukkan partisipasi aktif dalam melestarikan kearifan lokal.
Tradisi Sedekahan Ruwahan di Padukuhan Gempol tetap menjadi agenda tahunan yang ditunggu sebagai penanda dimulainya persiapan menyambut Ramadan. (Tri Suhartati/KIM Depok)






















