Headline.co.id, Pemerintah Kota Jambi Sedang Mempercepat Pembangunan Kolam Retensi Untuk Pengendalian Banjir Di Kawasan Griya Lingga Permai ~ Kelurahan Paal V, Kecamatan Kotabaru. Proyek ini, yang diberi nama Telago Kajang Lako, diharapkan dapat mengurangi risiko banjir hingga 60 persen dan juga berpotensi menjadi destinasi wisata air di tengah kota. Wali Kota Jambi, Maulana, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan pada Rabu sore (4/2/2026), didampingi oleh kepala perangkat daerah dan jajaran terkait.
Dalam kunjungannya, Maulana menyatakan bahwa tahap awal pembangunan telah menunjukkan kemajuan dengan masuknya sejumlah alat berat ke lokasi proyek setelah proses pembebasan lahan selesai. “Hari ini saya berada di kawasan rencana pembangunan kolam retensi Telago Kajang Lako. Pembebasan lahannya sudah selesai, dengan luas 3,1 hektare, termasuk sekitar 0,8 hektare atau 80 tumbuk lahan milik Pemerintah Provinsi,” ujar Maulana.
Ia menjelaskan bahwa Telago Kajang Lako dipilih sebagai lokasi kolam retensi karena merupakan titik terendah dalam sistem aliran air setempat. Danau buatan ini nantinya akan didalami hingga tiga sampai empat meter untuk menampung limpasan air saat curah hujan tinggi. “Mudah-mudahan langkah ini bisa memberi manfaat besar, terutama bagi masyarakat di sepanjang aliran sistem asam. Dengan adanya kolam retensi ini diprediksi bisa mengurangi banjir hingga 60 persen,” jelasnya.
Selain berfungsi sebagai infrastruktur pengendalian banjir, Telago Kajang Lako juga dirancang sebagai ruang publik berbasis wisata air yang dapat meningkatkan kualitas lingkungan dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Maulana menargetkan pembangunan kolam retensi tersebut dapat rampung pada 2026. Ia berharap setiap tahapan pekerjaan berjalan tepat waktu dan mendapat dukungan masyarakat. “Kami berharap masyarakat turut mendoakan agar pengerjaannya berjalan lancar dan selesai tepat waktu, karena ini adalah mimpi kita bersama,” katanya.
Pembangunan kolam retensi Telago Kajang Lako merupakan bagian dari langkah strategis Pemkot Jambi dalam memperkuat ketahanan kota terhadap banjir melalui program Kota Tangguh. Hal ini sejalan dengan visi mewujudkan Kota Jambi Bahagia sebagai pusat perdagangan dan jasa yang bersih, aman, harmonis, agamis, inovatif, dan sejahtera di bawah kepemimpinan Maulana–Diza. Proyek ini juga merupakan hasil kolaborasi pemerintah pusat, provinsi, dan kota sebagai solusi jangka panjang atas persoalan banjir yang selama ini dikeluhkan masyarakat. Dengan dukungan semua pihak, keberadaan kolam retensi diharapkan mampu meningkatkan perlindungan kawasan permukiman sekaligus memperkuat tata kelola lingkungan perkotaan secara berkelanjutan.






















