Headline.co.id, Sumenep ~ Pemerintah Kabupaten Sumenep meningkatkan upaya pendampingan bagi warga yang terdampak angin puting beliung di Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan. Selain menyalurkan bantuan, fokus utama adalah pada pendampingan sosial dan psikologis untuk membantu masyarakat pulih dari trauma pascabencana.
Camat Pragaan, Indra Hernawan, bersama Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Ach. Laily Maulidi, terjun langsung dalam proses penyaluran bantuan kepada warga terdampak pada Jumat (6/2/2026). Kehadiran pemerintah di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan mempercepat pemulihan kondisi masyarakat.
Indra Hernawan menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi warga, terutama mereka yang kehilangan harta benda akibat terjangan angin kencang beberapa waktu lalu. “Banyak warga yang mengalami kerugian akibat bencana angin puting beliung ini, sehingga mereka membutuhkan dukungan. Kami berterima kasih kepada BPBD Kabupaten Sumenep yang telah memberikan bantuan,” ujarnya.
Menurut Indra, bantuan yang disalurkan tidak hanya penting untuk kebutuhan fisik, tetapi juga sebagai bentuk perlindungan sosial agar masyarakat terdampak tetap kuat menghadapi situasi pascabencana. “Para korban harus kuat secara fisik dan psikis. Karena itu, kami harus hadir dan siaga mendampingi warga Desa Karduluk,” tambahnya.
Ia menekankan bahwa pendampingan berkelanjutan menjadi kunci untuk memulihkan kehidupan sosial masyarakat, khususnya mengatasi trauma yang dirasakan warga setelah bencana. Pemerintah kecamatan bersama BPBD akan terus memastikan kondisi sosial masyarakat kembali stabil agar aktivitas sehari-hari dapat berjalan normal.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumenep, Ach. Laily Maulidi, menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat terdampak merupakan bagian dari tanggung jawab untuk memastikan warga merasa aman dan terlindungi. Pendampingan yang dilakukan diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan, tidak hanya pada aspek perbaikan fisik, tetapi juga pada pemulihan mental dan sosial masyarakat, sehingga warga dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan produktif.





















