Headline.co.id, Pekanbaru ~ Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru melaksanakan kegiatan gotong royong massal pada Minggu (8/2/2026) sebagai bagian dari dukungan terhadap Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Gerakan ini merupakan tindak lanjut dari program nasional yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sejak awal tahun 2025. Program tersebut mencakup berbagai agenda strategis, termasuk penertiban baliho dan billboard ilegal, penataan kabel, pengelolaan sampah, pengendalian banjir, serta normalisasi sungai dan danau untuk memperkuat estetika dan ketahanan lingkungan perkotaan.
Kegiatan gotong royong ini diikuti oleh sekitar 1.900 peserta, yang terdiri dari 1.300 hingga 1.600 peserta dari Pemkot Pekanbaru dan 300 peserta dari Pemerintah Provinsi Riau. Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya seremonial, melainkan bagian dari gerakan berkelanjutan yang telah diinstruksikan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah kota.
“Setiap hari, 30 menit sebelum jam kerja, seluruh ASN diwajibkan melaksanakan gotong royong di lingkungan kantor masing-masing OPD,” ujar Agung. Selain itu, para ASN juga diminta aktif bergotong royong di lingkungan tempat tinggal minimal satu kali setiap pekan, yakni pada hari Sabtu atau Minggu, dan melaporkannya kepada masing-masing kepala OPD. Kebijakan ini bertujuan untuk menumbuhkan kembali semangat gotong royong serta meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan pelestarian lingkungan, baik di tempat kerja maupun di masyarakat.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Riau. Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menyampaikan rasa bangga atas konsistensi dan kerja keras Pemkot Pekanbaru dalam mengimplementasikan instruksi Presiden. “Pekanbaru luar biasa. Kami bangga dan mengucapkan terima kasih atas kerja keras Pemerintah Kota Pekanbaru. Apa yang dilakukan sejak 2025 sudah sejalan dengan arahan Presiden, dan hari ini terlihat nyata kekompakan pusat, provinsi, dan kota,” ujar Syahrial.
Menurutnya, sinergi pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Riau, dan Pemerintah Kota Pekanbaru menunjukkan peran strategis ibu kota provinsi dalam menjadi contoh bagi kabupaten/kota lainnya dalam menjalankan program nasional. Wali Kota Agung Nugroho juga berharap bahwa melalui kolaborasi erat pemerintah kota, pemerintah provinsi, Forkopimda, TNI–Polri, dan masyarakat, Gerakan Indonesia ASRI dapat terus berjalan secara konsisten dan memberikan dampak nyata terhadap kualitas lingkungan hidup, pengendalian banjir, serta kenyamanan hidup masyarakat.
“Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Pekanbaru sebagai ibu kota provinsi harus menjadi contoh dalam membangun kota yang bersih, tertib, indah, dan berkelanjutan,” tutup Agung.






















