Headline.co.id, Kota Gorontalo ~ Stasiun Geofisika Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas II Gorontalo melakukan kunjungan kerja ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo pada Sabtu, 7 Februari 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk memeriksa dan melakukan pemeliharaan mandiri terhadap Alat Operasional Utama (Aloptma) Situs INATEWS TGCM yang berada di Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) setempat.
Rombongan dari BMKG disambut oleh Anton Taib Saleh, Pengelola Data Pusdalops BPBD Provinsi Gorontalo. Anton menjelaskan bahwa pemeliharaan mandiri ini merupakan bagian dari pelimpahan tanggung jawab perawatan alat dari pusat ke unit pelaksana teknis (UPT) di daerah. “Pemeliharaan mandiri ini penting untuk memastikan alat berfungsi dengan baik dan siap digunakan kapan saja,” kata Anton.
Lebih lanjut, Anton menambahkan bahwa kebijakan pelimpahan ini memiliki tujuan strategis untuk mempercepat respons teknis dan menjaga keandalan sistem peringatan dini tsunami. Sistem INATEWS TGCM (Indonesia Tsunami Early Warning System – Geofisika) merupakan infrastruktur penting dalam jaringan peringatan dini tsunami nasional.
Kunjungan tersebut dihadiri oleh sejumlah staf BMKG Stasiun Geofisika Gorontalo, termasuk Bazir Zaman (Pembina/IVa), Sabar Mulyadi Lumban Gaol (Penata TK.I/IIId), Mellyana Dukalang (Penata TK.I/IIId), Ikhwanu S. Husaini (Penata Muda/IIIa), dan Heidy Priya Permana (Penata Muda/IIIa). Pemeliharaan rutin dan mandiri di tingkat daerah diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan efektivitas sistem peringatan dini tsunami di wilayah tersebut.




















