Headline.co.id, Dumai ~ Pemerintah Kota Dumai di Provinsi Riau mengambil langkah-langkah strategis untuk memperkuat pengendalian inflasi menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2026. Langkah ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat. Upaya ini dibahas dalam High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Dumai yang dipimpin oleh Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto, di Ruang Rapat Teratai, Kantor Wali Kota Dumai, pada Rabu (4/2/2026).
Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto, menekankan pentingnya kesiapsiagaan semua pihak dalam mengendalikan inflasi, terutama pada periode ketika kebutuhan masyarakat meningkat selama Ramadhan dan Idul Fitri. “Kita harus bijak dalam mengelola keuangan. Belilah barang yang benar-benar dibutuhkan dan hindari perilaku boros serta konsumtif, mengingat Ramadhan dan Idul Fitri sudah semakin dekat,” ujar Sugiyarto.
Dalam rapat tersebut, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Dumai, Hari Prasetyo, memaparkan bahwa komoditas bahan pokok masih menjadi penyumbang inflasi terbesar. Pada Januari 2026, inflasi dipicu oleh kenaikan harga daging ayam ras sebesar 0,2 persen. Menanggapi hal ini, Pemko Dumai bersama TPID membahas langkah antisipatif melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan Perum Bulog, untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi bahan pokok selama Ramadhan dan Idul Fitri.
Selain itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Dumai menyampaikan bahwa sejumlah komoditas hortikultura saat ini memasuki masa panen, sehingga diharapkan dapat menahan laju kenaikan harga. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Dumai, Elywarti, memastikan stok bahan pangan dalam kondisi aman hingga Idul Fitri. “Kami memastikan persediaan bahan pokok mencukupi hingga Idul Fitri nanti. Terdapat tiga kecamatan pemasok utama untuk komoditas tertentu, seperti cabai merah,” jelas Elywarti.
Melalui koordinasi TPID, Pemko Dumai berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga dan menjamin ketersediaan bahan pokok agar masyarakat dapat menjalani Ramadhan dan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan sejahtera. Pemerintah daerah juga akan terus memantau perkembangan harga dan pasokan serta mengambil langkah-langkah cepat apabila terjadi gejolak di pasar. (Media Center Dumai/AH)



















