Headline.co.id, Kasongan ~ Pemerintah Kabupaten Katingan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Katingan telah menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di wilayah Kasongan yang mengalami gangguan layanan dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) pada Rabu (4/2/2026). Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya tanggap darurat untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah tidak berfungsinya layanan air PDAM di beberapa kawasan permukiman.
Petugas BPBD terjun langsung ke lapangan untuk mendistribusikan air bersih menggunakan armada tangki ke lokasi-lokasi yang membutuhkan. Di tengah gangguan layanan PDAM yang mempengaruhi kebutuhan air bersih masyarakat, Pemkab Katingan menegaskan komitmennya untuk hadir dan bergerak cepat dalam memberikan pelayanan darurat. Penyaluran ini dilakukan sembari proses penanganan gangguan PDAM terus berjalan.
Pemkab Katingan juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi dan memastikan bahwa langkah-langkah penanganan akan terus dipercepat agar layanan air bersih dapat kembali normal. Abraham Yoyo, salah satu petugas BPBD Kabupaten Katingan yang terlibat dalam pendistribusian air bersih, menyatakan bahwa kegiatan ini dilakukan berdasarkan kebutuhan di lapangan dan laporan dari masyarakat.
“Kami dari BPBD membantu menyalurkan air bersih untuk warga yang terdampak karena air PDAM tidak mengalir. Kami upayakan distribusi dilakukan secepat mungkin dan merata, terutama untuk warga yang benar-benar membutuhkan,” ujar Abraham Yoyo di sela kegiatan. Ia menambahkan bahwa pendistribusian dilakukan dengan prioritas pada wilayah padat penduduk dan rumah tangga yang mengalami kesulitan air untuk kebutuhan sehari-hari. “Kebutuhan air bersih ini sangat mendesak, apalagi untuk memasak, mandi, dan kebutuhan rumah tangga. Jadi kami fokuskan dulu ke titik-titik yang paling terdampak dan laporan yang masuk,” tambahnya.
Sejumlah warga Kasongan menyambut baik langkah cepat Pemkab Katingan. Bantuan air bersih ini dinilai sangat membantu, terutama bagi masyarakat yang tidak memiliki cadangan air atau sumur. Salah satu warga Kasongan, Ratu, mengatakan bahwa gangguan air PDAM sangat berpengaruh pada aktivitas keluarganya. “Sudah beberapa waktu air tidak mengalir, jadi kami kesulitan untuk mandi dan memasak. Bantuan air bersih ini sangat membantu, apalagi untuk kebutuhan anak-anak di rumah,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan oleh warga lainnya, Hendri, yang berharap perbaikan PDAM bisa segera selesai, namun mengapresiasi respon cepat pemerintah. “Kami berharap air PDAM cepat normal, tapi kami berterima kasih karena pemerintah cepat turun membantu. Setidaknya warga tidak sampai benar-benar kekurangan air,” katanya.
Melalui penyaluran air bersih ini, Pemkab Katingan menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama pada situasi darurat yang menyangkut kebutuhan dasar. Penyaluran air bersih oleh BPBD ini akan terus dilakukan sesuai kebutuhan lapangan dan perkembangan penanganan gangguan layanan PDAM.




















