Headline.co.id, Sleman ~ Kepolisian Resor Kota Sleman memeriksa pengemudi truk sebagai tersangka setelah kecelakaan lalu lintas maut yang melibatkan sepeda motor Yamaha Vega terjadi di Jalan Kebonagung, wilayah Gamping, Kabupaten Sleman, Selasa (27/1/2026) malam. Insiden yang berlangsung sekitar pukul 23.30 WIB itu menewaskan pengendara sepeda motor di lokasi kejadian. Polisi menilai pemeriksaan tersangka diperlukan untuk memastikan kronologi dan faktor penyebab kecelakaan secara objektif. Penanganan perkara dilakukan melalui Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) oleh jajaran Polsek Gamping.
Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun, S.H., menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi di depan Rumah Makan Padang Singgalang Raya, Dusun Kronggahan I, Kalurahan Trihanggo. Dua kendaraan yang terlibat yakni sepeda motor Yamaha Vega dan sebuah truk Nissan dengan identitas nomor polisi disamarkan.
“Hasil olah TKP dan keterangan saksi menunjukkan pengendara sepeda motor yang melaju dari arah timur ke barat diduga mengambil jalur terlalu ke kanan saat melewati tikungan, sehingga bertabrakan dengan truk dari arah berlawanan,” ujar AKP Salamun kepada headline.co.id.
Akibat benturan tersebut, pengendara sepeda motor berinisial F (25) mengalami luka berat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Korban kemudian dievakuasi menuju RS Bhayangkara Kalasan untuk penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, sopir truk berinisial M (24) tidak mengalami luka fisik. Namun, statusnya kini sebagai tersangka dan tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satlantas Polresta Sleman guna melengkapi proses penyelidikan.
Petugas kepolisian bersama unit terkait langsung melakukan pengamanan lokasi, pengaturan arus lalu lintas, pengamanan barang bukti, serta pendataan saksi. Demi kepentingan penyidikan, identitas saksi tidak dipublikasikan kepada publik.
Proses evakuasi korban melibatkan Ambulans PMI Sleman dan unsur TRC Gamping. Seluruh rangkaian penanganan kejadian berlangsung dalam situasi aman dan kondusif tanpa gangguan berarti terhadap arus lalu lintas di sekitar lokasi.
AKP Salamun menambahkan bahwa kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat berkendara, khususnya pada jalur menikung dan kondisi malam hari. “Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan agar kejadian serupa tidak terulang,” katanya.





















