Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah Kabupaten Agam sedang mempersiapkan peresmian Hunian Sementara (Huntara) bagi warga yang terdampak bencana. Persiapan ini dilakukan melalui rapat evaluasi lintas perangkat daerah yang dipimpin oleh Bupati Agam, Benni Warlis. Rapat tersebut berlangsung di Pos Komando Bencana Alam, Balairung Rumah Dinas Bupati Agam, pada Kamis, 22 Januari 2026.
Rapat evaluasi ini tidak hanya membahas teknis peresmian huntara, tetapi juga menjadi forum strategis untuk memastikan kesiapan daerah dalam menyambut kunjungan kerja sejumlah pejabat pemerintah pusat. Pejabat yang direncanakan hadir lain Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Kepala BNPB, serta Wakil Menteri Koperasi dan UMKM.
Dalam arahannya, Bupati Benni Warlis menegaskan bahwa peresmian huntara harus dipahami sebagai bagian dari kebijakan pemulihan pascabencana, bukan sekadar agenda seremonial. Ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyiapkan data pendukung yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi. “Semua harus dipersiapkan dengan matang, mulai dari kesiapan lapangan, administrasi, hingga data yang akan disampaikan kepada pemerintah pusat. Koordinasi lintas OPD menjadi kunci agar agenda ini berjalan tertib dan substansial,” tegas Benni Warlis.
Menurut Bupati Benni, kehadiran pemerintah pusat harus dimanfaatkan untuk memperkuat dukungan kebijakan dan percepatan rehabilitasi serta rekonstruksi pascabencana di Kabupaten Agam. Oleh karena itu, setiap OPD diminta memahami peran masing-masing dan memastikan informasi yang disampaikan mencerminkan kondisi riil di lapangan.
Melalui rapat evaluasi ini, Pemerintah Kabupaten Agam berharap seluruh pemangku kepentingan memiliki kesamaan langkah dan visi. Dengan demikian, peresmian hunian sementara diharapkan benar-benar menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak bencana serta memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam pemulihan wilayah Agam, Sumatra Barat.



















