Headline.co.id, Siak ~ Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, menekankan pentingnya pelestarian permainan tradisional sebagai bagian dari identitas dan kekayaan budaya daerah. Salah satu permainan yang perlu dilestarikan adalah gasing, yang kini mulai ditinggalkan akibat perkembangan zaman. “Kita berupaya untuk menghidupkan kembali permainan tradisional gasing ini. Bisa membiasakan permainan ini di sekolah-sekolah dan mengadakan lomba gasing,” ujar Syamsurizal saat membuka Festival Gasing Berembang ke-V di Gelanggang Gasing Antan-Antan Ma’dun, Kampung Rawang Kao Barat, Kecamatan Lubuk Dalam, Sabtu (24/1/2026).
Syamsurizal menyatakan bahwa pelestarian permainan tradisional tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan komunitas dan keluarga agar tetap dikenal oleh generasi muda. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak akan membuat permainan tradisional tetap berkembang di tengah arus globalisasi. “Zaman sekarang, anak-anak lebih sibuk bermain dengan gawai dan gim, sehingga mereka tidak tertarik lagi dengan permainan tradisional Melayu,” katanya.
Ia menilai peran pemerintah sangat penting dalam menghidupkan kembali permainan tradisional, tidak hanya gasing, tetapi juga berbagai permainan rakyat lainnya yang menjadi ciri khas budaya Melayu. “Sebagai daerah Melayu, permainan tradisional harus tetap hidup dan menjadi bagian dari identitas kekayaan budaya kita. Dengan adanya Festival Gasing Berembang, saya berharap bisa menarik minat generasi muda untuk terus memainkannya,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Siak juga menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi Kampung Rawang Kao Barat ke-XIII tahun 2026. “Semoga Kampung Rawang Kao Barat semakin berkembang, maju, dan bisa terus bersaing dengan kampung lainnya yang ada di Kabupaten Siak,” katanya.
Festival Gasing Berembang ke-V ini diikuti oleh 23 tim dengan total peserta sekitar 161 orang. Selain dari Kabupaten Siak, kegiatan ini juga diikuti oleh peserta dari kabupaten tetangga, yaitu Kabupaten Kepulauan Meranti. Sementara itu, Ketua Persatuan Gasing Seluruh Indonesia (PERGASI) Provinsi Riau, Arifin, menyampaikan bahwa Festival Gasing Berembang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kampung Rawang Kao Barat yang berdiri pada 2 Januari 2013. “Alhamdulillah, tahun 2026 ini kampung kami memasuki usia 13 tahun. Perkembangannya terus meningkat dan mampu bersaing dengan kampung lain,” ujarnya.




















