Headline.co.id, Jakarta ~ Pusat. Pada Sabtu, 24 Januari 2026, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Reynold E. P. Hutagalung, memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) untuk empat Kapolsek di wilayahnya. Sertijab ini melibatkan Kapolsek Metro Gambir, Kapolsek Metro Menteng, Kapolsek Metro Tanah Abang, dan Kapolsek Senen.
Dalam upacara tersebut, AKBP Agus Ady Wijaya resmi menjabat sebagai Kapolsek Metro Gambir menggantikan Kompol Rezeki Revi Respati. Sementara itu, AKBP Dhimas Prasetyo ditunjuk sebagai Kapolsek Metro Tanah Abang menggantikan Kompol Haris Akhmat Basuki. Jabatan Kapolsek Metro Menteng kini dipegang oleh AKBP Braiel Arnold Rondonuwu yang menggantikan Kompol Rezha Rahandi. Sedangkan posisi Kapolsek Senen diserahterimakan dari AKP Andre Try Putra kepada Kompol Widodo Saputro.
Kapolres Reynold menegaskan bahwa mutasi jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini juga bertujuan untuk pembinaan karier dan penyegaran guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Jabatan adalah amanah dan kepercayaan yang harus dijalankan dengan penuh komitmen. Pejabat baru diharapkan mampu melanjutkan serta meningkatkan capaian positif yang telah dirintis oleh pejabat sebelumnya,” ujar Kombes Pol. Reynold.
Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada para Kapolsek yang lama atas dedikasi dan pengabdian mereka selama bertugas. Mereka dinilai berhasil menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Jakarta Pusat, yang sering menjadi lokasi berbagai agenda nasional dan internasional. “Berbagai kegiatan berskala besar dapat berjalan aman dan kondusif, mulai dari pengamanan unjuk rasa, kunjungan delegasi tamu negara, konser musik artis internasional, pertandingan sepak bola di kawasan GBK, hingga pengamanan objek vital nasional dan perwakilan negara sahabat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kombes Pol. Reynold menekankan pentingnya memahami karakter wilayah Jakarta Pusat yang merupakan pusat aktivitas masyarakat dengan dinamika ideologi, politik, ekonomi, dan sosial budaya yang tinggi. Para Kapolsek yang baru diminta untuk memperkuat sinergi lintas sektoral dan menghadirkan inovasi dalam pelayanan kepolisian. “Respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat dan menjaga kepercayaan publik menjadi kunci utama dalam mewujudkan Polri yang presisi. Kepercayaan itu dibangun melalui kerja nyata dan kehadiran anggota di tengah masyarakat,” ungkapnya.


















