Headline.co.id, Bantul ~ Polres Bantul menyiagakan sedikitnya 342 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan pekan ke-18 Super League 2025/2026 antara PSIM Yogyakarta melawan Persebaya Surabaya yang akan digelar di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Minggu (25/1/2026) sore. Pengamanan ketat ini dilakukan guna memastikan jalannya laga berlangsung aman, tertib, dan kondusif di tengah tingginya antusiasme publik terhadap duel dua klub legendaris. Kepolisian juga memberlakukan pembatasan kehadiran suporter tim tamu serta rekayasa lalu lintas secara situasional. Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari mitigasi risiko gangguan keamanan dan kepadatan arus kendaraan di sekitar stadion.
Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto melalui Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menegaskan bahwa strategi pengamanan mengedepankan pendekatan humanis tanpa mengurangi ketegasan aparat dalam menindak potensi pelanggaran.
“Kami tetap mengedepankan sisi humanis dalam pengamanan nanti. Namun, kami akan bertindak tegas terhadap siapa saja yang bertindak rusuh dan mengancam jalannya pertandingan,” ujar Iptu Rita dalam keterangannya, Jumat (23/1/2026).
Ia menjelaskan, seluruh personel telah diarahkan untuk melakukan pemantauan intensif terhadap pergerakan suporter sejak sebelum pertandingan hingga pasca laga. Pemeriksaan ketat akan dilakukan di pintu masuk stadion guna memastikan tidak ada barang terlarang yang dibawa masuk oleh penonton.
Adapun sejumlah barang yang dilarang meliputi flare, petasan, kembang api, minuman beralkohol, senjata tajam, serta penggunaan knalpot brong di sekitar kawasan stadion. Kebijakan ini diterapkan sebagai upaya pencegahan dini terhadap potensi gangguan keamanan dan keselamatan publik.
Selain pengamanan di dalam area stadion, Polres Bantul juga menyiapkan skema pengaturan lalu lintas yang bersifat fleksibel, menyesuaikan kondisi di lapangan. Masyarakat diimbau untuk menghindari jalur sekitar Stadion Sultan Agung pada Minggu sore dan menggunakan rute alternatif guna mengantisipasi kepadatan kendaraan.
“Masyarakat diminta mencari jalur alternatif demi menghindari kemacetan. Kami juga meminta para pendukung untuk langsung pulang dengan tertib dan tidak melakukan konvoi di jalan raya demi kelancaran arus lalu lintas,” tegas Iptu Rita.
Sementara itu, berdasarkan hasil rapat koordinasi antara Panitia Pelaksana PSIM Yogyakarta, kepolisian, dan manajemen klub, disepakati bahwa pertandingan digelar tanpa kehadiran suporter tim tamu, yakni Persebaya Surabaya. Keputusan ini mengacu pada regulasi kompetisi yang berlaku dalam masa transisi sepak bola nasional serta pertimbangan aspek keamanan.
“Keputusan ini adalah hasil komitmen bersama untuk menjaga kondusivitas. Kami mengajak seluruh suporter tuan rumah untuk mendukung tim kesayangannya dengan tertib dan damai,” tambahnya.
Kepolisian berharap, dengan pengamanan berlapis dan dukungan kedewasaan suporter, laga klasik antara PSIM Yogyakarta dan Persebaya Surabaya dapat berlangsung lancar serta menjadi hiburan positif bagi masyarakat, tanpa menimbulkan gangguan keamanan maupun ketertiban umum.






















