Headline.co.id, Demak ~ Jalur Pantura yang menghubungkan Demak dan Semarang, terutama di wilayah perbatasan Sayung, kini kembali normal setelah banjir yang sempat mengganggu arus lalu lintas surut. Kondisi ini memungkinkan kendaraan dari kedua arah, baik menuju Semarang maupun Kabupaten Demak, melaju dengan lancar.
Meskipun demikian, di lajur kiri arah Semarang masih terdapat sisa genangan air setinggi sekitar 10 sentimeter. Kendaraan tetap dapat melintas dengan lancar, meski sesekali terjadi perlambatan akibat kendaraan yang melakukan putar balik di lokasi tersebut.
Surutnya banjir di kawasan perbatasan Sayung disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk menurunnya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir, serta upaya pompanisasi dan rekayasa cuaca yang dilakukan oleh pihak terkait. Sejumlah pengendara sepeda motor yang melintas menuju Semarang terlihat memilih lajur kanan untuk menghindari permukaan jalan cor beton di lajur kiri yang masih basah dan licin.
“Saat menuju Semarang, saya memilih lajur kanan karena lajur kiri masih tampak basah dan terdapat genangan air yang dikhawatirkan licin,” ujar Haniv, seorang ASN Pemkab Demak yang berdomisili di Semarang, Rabu (21/1/2026). Haniv menambahkan bahwa arus lalu lintas dari arah Semarang menuju Demak terpantau relatif lancar karena jalur tersebut tidak terdampak genangan banjir.




















