Headline.co.id, Desa Parerejo Di Kecamatan Purwodadi ~ Kabupaten Pasuruan, dikenal sebagai pusat produksi tempe yang telah berlangsung secara turun-temurun. Kegiatan ekonomi di desa ini tidak hanya mendukung kehidupan warga, tetapi juga menghasilkan perputaran uang yang signifikan, mencapai sekitar Rp200 juta setiap harinya.
Mukhammad Irfan, salah satu pengrajin tempe di desa tersebut, mengungkapkan bahwa ia mampu memproduksi hingga satu kuintal tempe setiap hari. Tempe yang dihasilkannya tidak hanya dijual dalam bentuk batangan, tetapi juga diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah seperti tempe mendoan, keripik tempe, nugget tempe, brownies, dan cookies. Dari berbagai produk tersebut, Irfan dapat meraih omzet hingga Rp50 juta per bulan.
“Tempe batangan tetap kami jual ke pasar karena banyak pelanggan yang menunggu. Namun sekarang tempe juga bisa diolah menjadi berbagai produk. Tempe Parerejo berbeda karena rasanya gurih dan teksturnya empuk,” ujar Irfan dalam siaran tertulis dari Pemkab Pasuruan, Selasa (20/1/2026).
Selain memproduksi tempe, Irfan juga mengembangkan inovasi melalui kelas “Omah Edukasi Tempe” yang terbuka untuk masyarakat umum. Melalui program ini, pengunjung dapat belajar langsung proses pembuatan tempe hingga pengolahannya menjadi berbagai produk turunan. “Siapa pun yang ingin belajar, kami persilakan datang. Kami ajarkan proses pembuatan tempe hingga menjadi aneka olahan,” tambahnya.
Untuk harga jual, satu papan tempe batangan berukuran 23 x 35 sentimeter dengan berat sekitar 2 kilogram dijual seharga Rp30 ribu. Sementara itu, tempe kemasan mika dibanderol Rp10 ribu, tempe mendoan kemasan isi enam lapis seharga Rp6.000, dan keripik tempe dijual Rp70 ribu per kilogram.
Camat Purwodadi, Sugiarto, menyatakan bahwa produksi tempe di Desa Parerejo melibatkan sekitar 185 pengrajin. Dalam satu hari, total produksi tempe di desa tersebut dapat mencapai 20 ton. “Potensi Desa Parerejo di bidang produksi tempe sangat luar biasa. Selama puluhan tahun, para pengrajin mampu menjaga kualitas tempe khas yang disukai berbagai kalangan,” ujarnya.




















