Headline.co.id, Jakarta ~ Rehabilitasi mobiler di SMA Negeri 1 Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, sedang berlangsung dengan memanfaatkan material lokal yang tahan lama. Proses ini dilakukan setelah bencana yang merusak fasilitas sekolah, dengan tujuan menjaga efisiensi dan kualitas. Material yang digunakan adalah papan kayu lokal sebagai pengganti triplek yang rusak.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, menyampaikan hal ini saat meninjau langsung proses rehabilitasi pada Senin, 19 Januari 2026. Ia menjelaskan bahwa sebanyak 140 unit meja dan kursi siswa direhabilitasi untuk empat ruang kelas. Papan kayu lokal dipilih karena lebih tahan lama dan mudah diperoleh di sekitar sekolah.
Murthalamuddin menegaskan, “Di sini kita tidak menggunakan triplek, tetapi memakai papan kayu yang tersedia di sekitar sekolah. Nilai biayanya tetap sama dengan rehabilitasi mobiler di Aceh Tamiang yang menggunakan triplek.” Ia juga menambahkan bahwa kerangka besi lama yang masih layak pakai tetap digunakan, sementara bagian papan dudukan dan sandaran kursi yang rusak diganti.
Proses rehabilitasi ini dikerjakan langsung oleh guru dan tenaga kependidikan setempat dengan memanfaatkan anggaran Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Tahun 2026. Murthalamuddin menilai, keterlibatan para guru dan tenaga kependidikan mencerminkan semangat gotong royong dan optimisme dalam memulihkan kondisi pendidikan pascabencana.
“Ini bukan semata soal perbaikan fasilitas, tetapi juga menunjukkan semangat para guru dan tenaga kependidikan untuk bangkit dan memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan dengan baik,” ujar Murthalamuddin. Ia berharap, penggunaan material lokal yang lebih terjangkau dan tahan lama ini dapat memberikan kenyamanan bagi siswa serta menjadi contoh pemulihan sarana pendidikan yang adaptif terhadap kondisi daerah pascabencana.




















