Headline.co.id, Jakarta ~ Pelaksanaan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 kian mendekat dan kembali menjadi jalur utama bagi lulusan SMA/SMK sederajat untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Pertanyaan yang sering muncul adalah apakah peserta yang sudah berstatus mahasiswa masih diperbolehkan mendaftar SNBT 2026. Ketentuan ini penting dipahami agar calon peserta tidak keliru saat melakukan pendaftaran. Aturan resmi telah ditetapkan oleh panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB).
Mahasiswa Aktif Masih Bisa Ikut SNBT 2026 dengan Syarat
Secara umum, mahasiswa aktif masih diperbolehkan mengikuti SNBT 2026 dengan syarat tertentu. Peserta yang berasal dari lulusan SMA/SMK sederajat tahun 2024 dan 2025 tetap dapat mendaftar selama belum pernah dinyatakan lolos melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Status sebagai mahasiswa tidak menjadi penghalang utama untuk mengikuti SNBT. Bahkan, peserta yang sebelumnya diterima di PTN melalui jalur SNBT masih memiliki kesempatan mencoba kembali pada tahun berikutnya, selama memenuhi ketentuan yang berlaku.
Peserta Lolos SNBP Dilarang Mengikuti SNBT
Larangan tegas berlaku bagi peserta yang telah dinyatakan lolos melalui jalur SNBP, baik pada tahun 2024, 2025, maupun 2026. Ketentuan ini bersifat mutlak dan tidak dapat ditawar.
Dalam aturan resmi SNPMB ditegaskan, “Peserta yang telah dinyatakan lolos melalui jalur SNBP tidak dapat mengikuti SNBT.” Aturan tersebut diberlakukan untuk menjaga keadilan dan pemerataan kesempatan bagi calon mahasiswa baru.
Batas Kesempatan Berdasarkan Tahun Kelulusan
Aturan kepesertaan juga berkaitan langsung dengan tahun kelulusan. Lulusan SMA/SMK tahun 2024 menjadikan SNBT 2026 sebagai kesempatan terakhir untuk mengikuti seleksi jalur tes nasional. Sementara itu, lulusan tahun 2025 masih memiliki peluang hingga dua kali, yaitu pada SNBT 2026 dan 2027.
Oleh karena itu, peserta gap year maupun mahasiswa aktif diimbau memanfaatkan kesempatan yang tersisa secara maksimal dan mempersiapkan diri secara matang.
Aturan Umum SNBT 2026 yang Wajib Dipahami
Berdasarkan ketentuan resmi yang dipublikasikan melalui portal SNPMB, terdapat sejumlah aturan penting dalam pelaksanaan SNBT 2026. Setiap peserta hanya diperbolehkan mengikuti UTBK satu kali dalam satu tahun. Nilai UTBK hanya berlaku untuk seleksi masuk PTN pada tahun yang sama.
Proses seleksi SNBT sepenuhnya didasarkan pada hasil UTBK, dengan tambahan penilaian portofolio bagi peserta yang memilih program studi seni dan olahraga. Selain itu, peserta yang telah lolos SNBP tidak diperkenankan mengikuti SNBT.
Pelaksanaan SNBT 2026 dijadwalkan berlangsung dalam satu gelombang selama 10 hari, mulai 21 April hingga 30 April 2026, dengan dua sesi ujian setiap harinya.
Persyaratan Administratif Pendaftaran SNBT 2026
Selain memahami aturan umum, calon peserta juga wajib memenuhi sejumlah persyaratan administratif. Peserta harus berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) dan memiliki akun SNPMB Siswa yang terdaftar di portal resmi. Peserta merupakan lulusan SMA/SMK/MA sederajat tahun 2024, 2025, atau 2026, serta peserta Paket C tahun 2026, dengan batas usia maksimal 25 tahun per 1 Juli 2026.
Peserta yang belum memiliki ijazah wajib melampirkan surat keterangan lulus resmi dari sekolah. Lulusan pendidikan luar negeri diwajibkan menyertakan ijazah yang telah disetarakan dengan sistem pendidikan nasional. Peserta program studi seni dan olahraga wajib mengunggah portofolio sesuai ketentuan. Selain itu, peserta harus memiliki kondisi kesehatan yang memadai, melampirkan surat pernyataan khusus bagi tunanetra, serta melakukan pembayaran biaya UTBK sesuai ketentuan panitia.
Tahapan Pendaftaran UTBK-SNBT 2026 Secara Daring
Proses pendaftaran UTBK-SNBT 2026 dilakukan secara daring melalui portal SNPMB. Peserta terlebih dahulu login ke akun SNPMB Siswa, kemudian masuk ke menu pendaftaran UTBK-SNBT. Selanjutnya peserta melengkapi data diri dan mengunggah dokumen pendukung, memilih program studi tujuan, melakukan pembayaran biaya UTBK, serta mencetak kartu peserta sebagai syarat mengikuti ujian.
Tips bagi Mahasiswa Aktif yang Ingin Mengikuti SNBT
Bagi mahasiswa aktif yang berencana mengikuti SNBT 2026, beberapa hal perlu dipertimbangkan, mulai dari kesiapan mental, manajemen waktu belajar, hingga konsekuensi jika dinyatakan lolos di PTN tujuan baru. Peserta juga perlu memastikan bahwa status kepesertaannya tidak melanggar ketentuan SNBP agar tidak menimbulkan kendala pada tahap seleksi.
Sebagai penegasan, pemahaman terhadap aturan resmi menjadi kunci agar proses pendaftaran SNBT 2026 berjalan lancar dan sesuai ketentuan yang berlaku.




















