Headline.co.id, Jakarta ~ Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia mengadakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) untuk mempersiapkan generasi muda sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026. Acara ini berlangsung di Jakarta pada Kamis, 15 Januari 2026, dan dibuka secara resmi oleh Kepala BPIP RI, KH. Yudian Wahyudi. Rakornas ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah dari seluruh Indonesia.
Pertemuan tersebut melibatkan Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, para gubernur, bupati, wali kota, serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen penuh dalam proses rekrutmen dan pembinaan calon Paskibraka tingkat nasional.
Dalam kesempatan itu, Staf Ahli Gubernur Gorontalo Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Masran Rauf, yang mewakili Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, menyampaikan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah. Hal ini dianggap penting untuk memastikan proses seleksi Paskibraka berjalan dengan optimal, sehingga dapat melahirkan kader muda yang tidak hanya terampil secara fisik, tetapi juga berkarakter Pancasila.
Rakornas BPIP ini tidak hanya membahas teknis seleksi, tetapi juga mendalami program, standar, serta materi pembinaan ideologi Pancasila bagi calon Paskibraka. BPIP memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para kepala daerah mengenai pentingnya dukungan dan komitmen berkelanjutan, baik dalam pembinaan Paskibraka maupun para Duta Pancasila Indonesia, baik di tingkat daerah maupun pusat.
Masran Rauf menegaskan bahwa hasil dari rakornas ini akan menjadi pedoman utama bagi seluruh daerah dalam proses pembentukan Paskibraka tahun 2026 mendatang. Pedoman tersebut juga mencakup skema pembinaan berkelanjutan bagi para Duta Pancasila di daerah, memastikan bahwa nilai-nilai luhur ideologi bangsa terus ditanamkan dan dipraktikkan oleh generasi muda terpilih, bahkan setelah mereka menyelesaikan tugas sebagai pengibar bendera pusaka.


















