Headline.co.id, Aceh Tamiang ~ Pemulihan pendidikan di Aceh Tamiang pascabencana banjir bandang dan tanah longsor terus diupayakan. TNI, melalui Babinsa Koramil 02/Karang Baru, memberikan bantuan berupa seragam sekolah kepada siswa yang terdampak. Langkah ini bertujuan untuk memastikan kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal, terutama bagi anak-anak dari keluarga yang terkena dampak bencana.
Sebanyak 50 stel seragam sekolah diserahkan kepada siswa-siswi SD Negeri Rantau Panjang di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, pada Rabu (14/1/2025). Bantuan ini merupakan inisiatif dari Korem 011/Lilawangsa yang dipimpin oleh Ali Imran, sebagai bagian dari respon kemanusiaan di wilayah Sumatra bagian utara pascabencana.
Penyaluran bantuan dilakukan langsung di sekolah dan disambut dengan antusias oleh siswa, guru, serta pihak sekolah. Kehadiran Babinsa di lingkungan sekolah menunjukkan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada keberlanjutan layanan pendidikan dasar.
Sertu Erik dari Babinsa Koramil 02/Karang Baru menegaskan bahwa perhatian terhadap pendidikan anak-anak merupakan investasi jangka panjang dalam proses pemulihan daerah terdampak bencana. Menurutnya, memastikan anak-anak tetap bersekolah dengan perlengkapan yang layak adalah bagian dari tanggung jawab sosial TNI kepada masyarakat.
“Bantuan seragam sekolah ini merupakan wujud kepedulian Komandan Korem 011/Lilawangsa kepada masyarakat Aceh Tamiang pascabencana. Kami ingin memastikan anak-anak tetap dapat bersekolah dengan layak meskipun berada dalam keterbatasan. TNI hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberi harapan agar masyarakat dapat bangkit kembali,” ujar Sertu Erik.
Pihak sekolah menilai bantuan tersebut sangat membantu siswa yang perlengkapan belajarnya rusak atau hilang akibat banjir bandang. Selain meringankan beban orang tua, bantuan ini dinilai mampu memulihkan semangat belajar siswa serta menjaga keberlangsungan proses pendidikan di tengah situasi pemulihan.
“Kami mengapresiasi kepedulian TNI. Anak-anak kembali termotivasi untuk belajar, dan ini sangat berarti bagi kami dalam memulihkan aktivitas pendidikan pascabencana,” ungkap Ratna, salah seorang guru SD Negeri Rantau Panjang.
Ke depan, pihak sekolah berharap sinergi lintas sektor TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus diperkuat. Dengan dukungan berkelanjutan, pemulihan pendidikan di Aceh Tamiang diharapkan berjalan lebih cepat, merata, dan berkelanjutan.
Kegiatan ini menegaskan kembali peran TNI yang tidak hanya hadir dalam menjaga stabilitas wilayah, tetapi juga aktif mendukung pemulihan sosial dan pendidikan masyarakat. Bantuan seragam sekolah tersebut menjadi simbol kepedulian negara terhadap masa depan generasi muda di wilayah terdampak bencana.



















