Headline.co.id, Aceh Tamiang ~ Upaya pemulihan pendidikan pascabanjir di Aceh Tamiang terus dilakukan dengan berbagai aksi nyata. Pada Rabu (14/1/2026), prajurit Batalyon Infanteri 117/Ksatria Yudha melaksanakan pembersihan di MIN 4 Kuala Simpang, Kampung Durian, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan aman dan sehat.
Pembersihan ini merupakan bagian dari dukungan TNI AD dalam pemulihan pendidikan dasar dan menjaga kesehatan warga sekolah pascabanjir. Para prajurit bersama pihak madrasah membersihkan ruang kelas, halaman sekolah, selokan, serta fasilitas umum yang terdampak lumpur dan sampah sisa banjir.
Langkah pembersihan menyeluruh ini dilakukan untuk menghilangkan potensi risiko kesehatan dan menciptakan lingkungan belajar yang layak. Lingkungan sekolah yang bersih dinilai penting untuk memulihkan kenyamanan belajar siswa serta mendukung kelancaran aktivitas pendidikan harian.
Aksi gotong royong ini juga menegaskan peran TNI AD—di bawah jajaran Kodam Iskandar Muda—dalam membantu masyarakat mengatasi dampak bencana. Kehadiran prajurit di lingkungan sekolah menunjukkan bahwa pemulihan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada keberlangsungan layanan sosial dasar, termasuk pendidikan.
Salah seorang guru MIN 4 Kuala Simpang, Ratna, menyampaikan apresiasi atas bantuan prajurit TNI. Menurutnya, dukungan tersebut sangat membantu sekolah yang tengah berupaya memulihkan sarana prasarana pascabanjir. “Lingkungan sekolah kini jauh lebih bersih dan nyaman. Anak-anak dapat kembali belajar dengan tenang. Kehadiran TNI memberi semangat bagi guru dan siswa,” ujarnya.
Ia berharap sinergi seperti ini terus berlanjut dan menginspirasi berbagai pihak untuk menjaga kebersihan serta kebersamaan, khususnya di lingkungan pendidikan. Dengan kolaborasi lintas sektor, pemulihan pendidikan pascabencana di Aceh Tamiang diharapkan berlangsung lebih cepat dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Yonif 117/Ksatria Yudha kembali menunjukkan komitmen TNI AD dalam mendukung pemulihan sosial dan pendidikan masyarakat, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah Sumatra bagian utara.



















