Headline.co.id, Agam ~ PT Krakatau Posco memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Agam dengan menyumbangkan Water Treatment Plant (WTP) portable berkapasitas 500 liter per jam. Bantuan ini diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Agam untuk memastikan ketersediaan air bersih selama masa pemulihan pascabencana.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Direktur Utama PT KPSE, Edwin Sumiroza, kepada Bupati Agam, Benni Warlis, di Pos Komando Bencana Alam, Balerong Rumah Dinas Bupati Agam, pada Senin (12/1/2026). Edwin Sumiroza menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dari manajemen dan seluruh karyawan PT Krakatau Posco terhadap masyarakat yang terdampak bencana di Sumatra, khususnya di Kabupaten Agam. Ia menekankan pentingnya ketersediaan air bersih, terutama bagi warga yang masih tinggal di hunian sementara.
“Ketersediaan air bersih adalah kebutuhan utama pascabencana. Melalui bantuan WTP portable ini, kami berharap pasokan air layak konsumsi dapat terpenuhi dan menunjang kesehatan serta aktivitas harian masyarakat,” ujar Edwin Sumiroza.
WTP portable ini dirancang untuk digunakan langsung di lokasi hunian sementara, sehingga distribusi air bersih dapat dilakukan lebih cepat dan fleksibel sesuai kebutuhan lapangan selama proses rehabilitasi dan rekonstruksi berlangsung.
Bupati Agam, Benni Warlis, menyampaikan apresiasi atas kontribusi PT Krakatau Posco dalam mendukung pemulihan daerah. Ia menilai bantuan tersebut sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini dan memberikan dampak langsung terhadap kualitas hidup warga terdampak.
“Kami mengapresiasi kepedulian PT Krakatau Posco. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami yang masih berada di hunian sementara dan membutuhkan dukungan air bersih,” ujar Bupati Benni Warlis.
Bupati berharap agar WTP portable dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan selama masa pemulihan, sekaligus menjadi contoh sinergi pemerintah daerah dan dunia usaha dalam memperkuat ketahanan masyarakat pascabencana.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Pemerintah Kabupaten Agam menegaskan komitmennya untuk memastikan layanan dasar—khususnya air bersih—tetap terpenuhi bagi warga terdampak, sebagai bagian dari upaya pemulihan yang cepat, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat.





















