Headline.co.id, Bener Meriah ~ Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah mendirikan tenda pengungsian untuk warga yang terdampak bencana hidrometeorologi di Kampung Merie Satu, Kecamatan Wih Pesam. Pemasangan tenda dilakukan pada Kamis, 1 Januari 2026. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bener Meriah, Anwar Sahdi, menyatakan bahwa hingga saat ini telah terpasang empat unit tenda pengungsian, dan satu unit tenda tambahan direncanakan akan dipasang pada hari berikutnya.
“Untuk hari ini di Merie Satu sudah terpasang empat tenda. Besok akan kita tambah satu tenda lagi,” ungkap Anwar Sahdi. Ia menjelaskan bahwa dari total tenda yang telah dipasang, dua unit ditempatkan di pinggir jalan, sementara dua unit lainnya berada di Dusun Gemboyah. Satu unit tenda tambahan akan dipasang di Dusun Angkasa pada hari berikutnya.
Anwar Sahdi menambahkan bahwa pemasangan tenda pengungsian ini merupakan bagian dari langkah tanggap darurat BPBD untuk menyediakan hunian sementara yang aman dan layak bagi warga terdampak bencana. Langkah ini juga bertujuan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama masa penanganan darurat berlangsung.
BPBD Kabupaten Bener Meriah terus melakukan pemantauan kondisi lapangan serta menyesuaikan kebutuhan logistik di lokasi terdampak. Koordinasi lintas sektor dengan instansi terkait terus diperkuat guna memastikan seluruh korban bencana mendapatkan penanganan yang cepat, tepat, dan optimal. (LJ/MC Bener Meriah)





















