Headline.co.id, Tapin ~ Pemerintah Kabupaten Tapin menunjukkan komitmen dalam memberikan pelayanan optimal kepada jemaah pada momentum 5 Rajab dengan menyiapkan rest area lengkap di Ruang Terbuka Publik (RTP) Rantau Baru, Senin (29/12/2025). Lokasi ini menjadi titik singgah strategis bagi jemaah yang melintas menuju maupun kembali dari Sekumpul, Martapura. Di area tersebut, Pemerintah Kabupaten Tapin menyediakan berbagai layanan gratis, mulai dari pelayanan kesehatan, bengkel kendaraan, hingga tempat istirahat yang nyaman. Langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan, kenyamanan, dan kesehatan jemaah selama perjalanan panjang.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin, Noor Ifansyah, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiagakan enam Pos Komando (Posko) Kesehatan yang tersebar di sejumlah titik strategis sepanjang jalur lintasan jemaah di wilayah Tapin. “Enam posko kesehatan ini disiapkan untuk melayani jemaah, baik saat arus keberangkatan maupun arus balik. Posko akan beroperasi hingga akhir Desember 2025,” ujarnya. Selain posko kesehatan, seluruh puskesmas yang berada di sepanjang jalur utama juga diminta untuk menyiagakan layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) guna mengantisipasi kondisi darurat yang memerlukan penanganan cepat.
Dukungan pelayanan tidak hanya datang dari Dinas Kesehatan. Sejumlah relawan, aparat gabungan, serta organisasi masyarakat turut terlibat aktif dalam pengaturan lalu lintas, pemberian informasi, serta mengingatkan jemaah untuk menjaga barang bawaan selama perjalanan. Ketua Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Kabupaten Tapin, Sumantri, berharap seluruh rangkaian perjalanan jemaah yang melintas di wilayah Tapin dapat berlangsung aman dan lancar. “Kami berharap jemaah dapat melintas dengan tertib, aman, serta tetap terjaga kesehatannya selama perjalanan,” ujarnya.
Melalui penyediaan rest area dan berbagai layanan pendukung ini, Pemerintah Kabupaten Tapin berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kelancaran dan keselamatan jemaah pada momentum 5 Rajab. Upaya ini juga menjadi wujud pelayanan publik yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.




















