Headline.co.id, Bener Meriah ~ Pemerintah Kabupaten Bener Meriah berkomitmen untuk memastikan distribusi gas LPG kepada masyarakat tetap berjalan meskipun mengalami keterlambatan. Keterlambatan ini terjadi akibat kondisi jalan yang rusak di beberapa kecamatan, seperti yang dilaporkan pada Sabtu (27/12/2025).
Distribusi LPG dilakukan secara bertahap di setiap kecamatan dengan total 11 kali pembagian yang setara dengan 5.500 tabung LPG. Rincian distribusi meliputi dua kali pembagian di Kecamatan Permata, Bandar, Wih Pesam, Bukit, dan Timang Gajah, serta satu kali pembagian di Kecamatan Gajah Putih.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bener Meriah, Safriadi, yang diwakili oleh Staf Pelaksana Hendra Yenko, bersama dengan Sekretaris Dinas Perdagangan Rahmayanti, menjelaskan bahwa kerusakan parah pada infrastruktur jalan menjadi penyebab utama keterlambatan penyaluran.
Dalam pernyataan yang disampaikan melalui sambungan telepon pada Sabtu (27/12/2025), dijelaskan bahwa proses distribusi melibatkan 11 unit kendaraan pengangkut LPG. Hal ini memerlukan kehati-hatian ekstra untuk memastikan keselamatan dan kelancaran distribusi.
Meskipun ada kendala, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah menegaskan bahwa penyaluran LPG tetap menjadi prioritas utama. Distribusi akan segera dilanjutkan setelah kondisi di lapangan dinyatakan aman dan memungkinkan.
Pihak terkait juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Bener Meriah, khususnya warga di kecamatan yang terdampak, atas keterlambatan yang terjadi. “Kami memastikan penyaluran LPG akan segera dilanjutkan dan kembali normal setelah kondisi akses jalan memungkinkan,” ujar perwakilan instansi terkait.
Pemerintah daerah terus melakukan koordinasi lintas sektor untuk memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat tetap terjaga, serta memantau kondisi infrastruktur pascabencana.





















