Headline.co.id, Sumenep ~ Pemerintah Kabupaten Sumenep memanfaatkan momen Syukuran Akhir Tahun 2025 untuk mengevaluasi kinerja dan refleksi pembangunan daerah. Acara ini juga menjadi ajang memperkuat komitmen bersama dalam menyongsong agenda pembangunan tahun 2026. Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial penutup tahun, tetapi juga sebagai ruang introspeksi atas capaian, tantangan, dan arah kebijakan pembangunan daerah ke depan.
“Kegiatan ini menjadi sarana untuk merenungkan perjalanan pembangunan Kabupaten Sumenep selama satu tahun terakhir, sekaligus memperkuat tekad menghadapi tantangan di tahun mendatang,” ujar Bupati di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Rabu (24/12/2025).
Sepanjang tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Sumenep mencatat sejumlah capaian pembangunan yang merupakan hasil kerja kolektif pemerintah daerah dan masyarakat. Menurut Bupati, keberhasilan tersebut lahir dari sinergi lintas sektor, partisipasi publik, serta semangat kebersamaan yang terus dijaga. “Semua capaian ini tidak lepas dari dukungan dan kerja keras seluruh elemen masyarakat Sumenep,” ungkapnya.
Bupati menekankan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan pelayanan publik, serta terjaganya harmoni sosial di tengah masyarakat. “Kami berkomitmen menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, meningkatkan kualitas layanan publik, serta menjaga persatuan dan kerukunan sebagai modal utama pembangunan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa akhir tahun harus dimaknai sebagai momentum evaluasi dan introspeksi. Meski berbagai capaian telah diraih, masih terdapat tantangan yang membutuhkan inovasi, kolaborasi, dan semangat gotong royong dalam menyongsong 2026. “Capaian jangan membuat kita berpuas diri. Justru harus menjadi pijakan untuk bekerja lebih baik, karena tantangan ke depan tidak ringan dan membutuhkan kebersamaan,” tambahnya.
Menutup refleksi akhir tahun, Bupati berharap seluruh elemen masyarakat terus menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta berperan aktif mendukung agenda pembangunan daerah. “Semoga Kabupaten Sumenep di 2026 semakin sejahtera, religius, dan berdaya saing,” pungkasnya.
Sebagai bagian dari konsistensi tata kelola pemerintahan, refleksi akhir tahun ini juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk menjadikan evaluasi kinerja sebagai dasar perumusan kebijakan yang lebih efektif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.






















