Headline.co.id, Jakarta ~ Sebanyak 1.920 siswa dari Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menerima bantuan berupa sepatu dan tas. Bantuan ini merupakan hasil kerja sama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep. Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, menyatakan bahwa bantuan tersebut disalurkan kepada siswa dari 305 SD dan 79 SMP di seluruh wilayah Pangkep.
Bupati Yusran menjelaskan bahwa Pemkab Pangkep telah memberikan bantuan seragam sekolah, sementara Baznas melengkapi dengan sepatu dan tas untuk memenuhi kebutuhan siswa. “Bantuan ini merupakan hasil pengelolaan zakat masyarakat Kabupaten Pangkep yang dikembalikan kepada penerima yang berhak,” ujar Bupati Yusran di Aula Rumah Jabatan Bupati Pangkep, Rabu (24/12/2025).
Bupati berharap bantuan ini dapat membantu siswa yang belum memiliki perlengkapan sekolah yang memadai dan menjadi motivasi bagi mereka dalam menempuh pendidikan. Ia juga menekankan pentingnya menunaikan zakat karena zakat yang terkumpul akan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan. “Saya berharap rezeki masyarakat semakin baik ke depan. Kalau rezeki kita baik, jangan lupa berzakat. Zakat yang kita bayarkan akan kembali membantu masyarakat yang layak menerima,” tambahnya.
Selain itu, Bupati Yusran mengingatkan Baznas untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan zakat dan memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran, mengingat dana zakat adalah amanah masyarakat yang harus disalurkan secara transparan dan bertanggung jawab.
Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat Baznas Kabupaten Pangkep, Hamsani, menjelaskan bahwa bantuan tersebut disalurkan kepada siswa di 305 SD dan 97 SMP di Kabupaten Pangkep. Penyerahan simbolis dilakukan kepada 100 siswa penerima manfaat. “Program ini melengkapi kebijakan Bupati dalam pemberian seragam sekolah, sementara Baznas menyediakan sepatu dan tas,” jelas Hamsani.
Hamsani berharap bantuan ini dapat memberikan semangat belajar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan menjadi bukti nyata perhatian pemerintah dan Baznas terhadap sektor pendidikan di Pangkep. “Dengan bantuan ini, kami ingin menunjukkan bahwa pendidikan di Kabupaten Pangkep sangat diperhatikan oleh pemerintah dan Baznas,” ujarnya.






















