Headline.co.id, Jakarta ~ Aceh Tamiang — Polri mempercepat pemulihan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Tamiang dengan menyediakan air bersih bagi masyarakat. Dalam tiga hari sejak arahan Kapolri disampaikan, pembangunan dan pengoperasian sumur bor di wilayah terdampak menunjukkan kemajuan signifikan. Hingga saat ini, Polri melakukan koordinasi, monitoring, serta analisa dan evaluasi di Posko Polri untuk memastikan penggalian dan pengoperasian sumur bor berjalan sesuai rencana dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.
Kabag Penum Biro Penmas Divisi Humas Polri, Kombes Pol. Erdi Adrimurlan, menyatakan bahwa pada hari ketiga, ada tujuh titik sumur bor yang menjadi fokus penggalian dan pengoperasian di lokasi-lokasi prioritas. Lokasi-lokasi tersebut meliputi Masjid Miftahul Jannah di Dusun Mesjid, Desa Payah Rahat, Kecamatan Banda Mulia; Kampung Suka Mulia di Dusun Rukun, Kecamatan Banda Mulia; Masjid Istiqamah di Kampung Suka Mulya, Kecamatan Bandar Mulya; Kampung Suka Mulya di Dusun Keluarga, Kecamatan Bandar Mulya; Masjid Nurul Iman di Kampung Tanjung Seumantoh, Kecamatan Karang Baru; Masjid Nurut Taqwa di Dusun Masjid, Desa Medang Ara, Kecamatan Karang Baru; dan SD Suka Muliah Paya Raja di Desa Suka Muliah Upah, Kecamatan Banda Mulia.
“Sampai hari ini, total 24 sumur bor Polri telah aktif dan dimanfaatkan langsung oleh masyarakat Aceh Tamiang, terutama di wilayah dengan kebutuhan air bersih paling mendesak,” ujar Kombes Pol. Erdi Adrimurlan. Sebelumnya, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri diperintahkan untuk membangun 209 sumur bor di Aceh Tamiang sebagai bagian dari percepatan pemulihan pascabencana. Program ini merupakan bagian dari total 338 fasilitas sumur bor yang disiapkan Polri di Provinsi Aceh.
Selain sumur bor, Polri juga membangun fasilitas sanitasi, yaitu 4 unit MCK di wilayah Sumatera dan 15 unit MCK di Aceh Tamiang, untuk mendukung kebutuhan mandi, cuci, kakus, serta mencegah munculnya penyakit berbasis lingkungan. Langkah cepat dan berkelanjutan ini menegaskan komitmen Polri untuk memastikan informasi dan bantuan darurat segera diketahui dan dirasakan masyarakat, serta menghadirkan negara secara nyata di tengah warga yang sedang bangkit dari bencana.



















