Headline.co.id, Pontianak ~ Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Barat memanfaatkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Perkebunan, HUT ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP), dan Hari Ibu Tahun 2025 untuk memperkuat peran keluarga, perempuan, dan kebersamaan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mendukung pembangunan sektor perkebunan berkelanjutan. Acara ini berlangsung di Kantor Disbunak Kalbar pada Jumat (19/12/2025) dengan berbagai kegiatan partisipatif dan edukatif.
Acara tersebut semakin meriah dengan kehadiran Wakil Ketua Penasihat Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Barat, Donata Dirasig, yang membuka lomba mewarnai untuk anak-anak dan menjadi juri lomba memasak nasi goreng antar ASN Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalbar. Donata menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga momentum refleksi dan evaluasi atas kontribusi Dharma Wanita selama ini.
“Peringatan HUT ke-68 Perkebunan, HUT ke-26 Dharma Wanita Persatuan, dan Hari Ibu Tahun 2025 ini bukan hanya seremoni, tetapi momentum refleksi dan evaluasi atas peran serta kontribusi Dharma Wanita selama ini,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa Dharma Wanita Persatuan berperan strategis dalam mempererat silaturahmi antaranggota, mendukung tugas suami, dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
Donata juga menyoroti makna mendalam Hari Ibu, menekankan peran penting ibu dalam keluarga dan masyarakat. “Hari Ibu bukan sekadar perayaan, tetapi pengingat akan perjuangan, pengorbanan, dan ketulusan kasih seorang ibu. Ibu adalah pendidik utama dalam keluarga dan tiang penyangga yang menguatkan rumah tangga serta masyarakat,” tuturnya. Ia mengajak semua pihak untuk terus menghormati dan mendukung peran perempuan, khususnya para ibu, di berbagai lingkungan.
Selain itu, Donata menyoroti pentingnya sektor perkebunan dalam pembangunan daerah dan nasional. “Peringatan HUT ke-68 Perkebunan menjadi momentum untuk mengakui peran strategis sektor perkebunan dalam mendukung perekonomian nasional, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta membuka lapangan kerja,” jelasnya. Ia berharap sektor perkebunan terus dikembangkan secara berkelanjutan, berdaya saing, dan ramah lingkungan.
Donata menyampaikan apresiasi kepada DWP UP Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalbar atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalbar. Semoga ke depan semakin solid, mandiri, dan berdaya, serta terus meningkatkan kepedulian sosial,” tutupnya.
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalbar, Ignasius IK, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diisi dengan berbagai perlombaan yang melibatkan ASN dan keluarga besar Disbunak Kalbar. “Terdapat lima mata lomba yang dilaksanakan hari ini, yaitu lomba mewarnai, lomba memasak nasi goreng, lomba bakiak, tenis meja, dan joget dangdut. Sebelumnya juga telah dilaksanakan lomba karaoke dan e-sport,” jelasnya.
Ia menambahkan, lomba mewarnai diikuti oleh 24 anak yang terbagi dalam dua kategori usia, yakni 4–6 tahun dan 7–10 tahun, dengan masing-masing kelompok berjumlah 12 peserta. “Seluruh peserta akan mendapatkan sertifikat, piagam, dan piala bagi pemenang, serta hadiah uang pembinaan,” ungkapnya.
Ketua DWP UP Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalbar, Clara Agusria Manihuruk, berharap kegiatan ini menjadi awal yang baik untuk memperkuat solidaritas dan kekompakan seluruh anggota. “Semoga kegiatan ini menjadi awal yang baik untuk memperkuat solidaritas dan kekompakan kita semua, lintas bidang dan UPT, dalam mendukung program kerja dan pengabdian di Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalbar,” tutupnya.
Usai menjalankan tugas sebagai salah satu juri lomba memasak nasi goreng, Wakil Ketua Penasihat DWP Kalbar juga berkenan menyerahkan secara langsung hadiah dan piagam penghargaan kepada anak-anak yang berhasil meraih juara pada lomba mewarnai. Penyerahan hadiah tersebut berlangsung penuh kehangatan dan keceriaan, disambut antusias oleh para peserta dan orang tua yang turut mendampingi. Momen tersebut sekaligus menjadi bentuk perhatian dan dukungan Ibu Donata terhadap pengembangan kreativitas anak sejak usia dini.



















