Headline.co.id, Jogja ~ Rumah Sakit Islam Yogyakarta PDHI (RSIY PDHI) resmi menerima 47 peserta magang dari program Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Batch 2 dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung Pertemuan RSIY PDHI. Penerimaan ini dilakukan pada Selasa (26/11) dengan tujuan memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor kesehatan. Para peserta yang berasal dari berbagai formasi ini akan menjalani pemagangan selama enam bulan sebagai langkah pembinaan tenaga kerja muda yang siap memasuki dunia profesional.
Sebanyak 47 peserta tersebut berasal dari berbagai bidang, mulai dari Perawat, Bidan, Radiografer, Tenaga Teknis Kefarmasian, Terapis Okupasi, Fisioterapi, Analis Kesehatan, Ahli Gizi, Tata Boga, Programmer, Teknisi Elektromedis, Teknisi Umum, hingga Petugas Kearsipan dan Kesekretariatan. Seluruh peserta mengikuti orientasi awal yang memperkenalkan profil rumah sakit, budaya kerja, standar pelayanan, hingga pencegahan infeksi dan customer service excellence.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh jajaran manajemen RSIY PDHI dan para mentor yang akan membimbing peserta selama masa magang. Orientasi awal meliputi pemahaman terkait mutu layanan, K3 Rumah Sakit, bantuan hidup dasar, fiqih pasien, serta pengenalan unit-unit pelayanan sebagai bekal sebelum peserta terjun langsung ke lapangan.
Kepala Bagian SDM RSIY PDHI, Karnadi, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Kemnaker yang kembali menunjuk RSIY PDHI sebagai mitra penyelenggara pemagangan. “Kami sangat menyambut baik kehadiran para peserta magang Batch 2 ini. Rumah sakit tidak hanya menjadi tempat pelayanan, tetapi juga ruang pembelajaran bagi generasi penerus tenaga kesehatan dan tenaga pendukung. Kami berharap para peserta dapat memperoleh pengalaman nyata, meningkatkan kompetensi, dan siap bersaing di dunia kerja,” ujarnya.
Baca juga: RSIY PDHI Jadi Pusat Pelayanan KB Serentak Harganas ke-32 di DIY, Antusiasme Warga Tinggi
RSIY PDHI menegaskan bahwa program pemagangan ini bukan hanya bentuk kontribusi terhadap peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, tetapi juga bagian dari komitmen institusi dalam menghadirkan layanan yang profesional dan berlandaskan nilai-nilai Islami. Dengan masa belajar praktik yang berlangsung enam bulan, peserta diharapkan mendapatkan pengalaman menyeluruh dari berbagai unit pelayanan yang relevan dengan bidang mereka.
Program ini dipandang penting sebagai upaya menjaga keberlanjutan kualitas SDM kesehatan di tengah kebutuhan pelayanan yang semakin kompleks. Melalui pendampingan intensif dari mentor berpengalaman, RSIY PDHI berupaya memastikan setiap peserta magang menerima pembelajaran yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai prinsip etika profesi.
Dengan diterimanya Batch 2 ini, RSIY PDHI kembali menegaskan posisinya sebagai institusi kesehatan yang tidak hanya fokus pada pelayanan, tetapi juga berperan dalam mencetak tenaga kerja unggul yang siap berkontribusi bagi masyarakat.
Baca juga: RSIY PDHI Gelar MCU Massal untuk 1.650 Abdi Dalem: Wujud Nyata Kepedulian pada Pelestari Budaya




















