Headline.co.id (Jogja) ~ PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 6 Yogyakarta menghadirkan sesuatu yang spesial menyambut liburan sekolah tahun ini. Sebuah instalasi berukuran besar dari karakter film “Jumbo”—film Indonesia terlaris sepanjang masa—tampil mencolok di halaman Pintu Timur Stasiun Yogyakarta, menjadi magnet bagi anak-anak dan keluarga yang hendak bepergian dengan kereta api.
Baca juga: Menlu Sugiono Siap Suarakan Kepentingan Dunia Islam di KTM OKI ke-51 di Istanbul
Ikon karakter “Jumbo” ini merupakan hasil kolaborasi antara KAI, Ekonomi Kreatif (EKRAF), dan Visinema Studios, yang secara khusus dirancang untuk menciptakan pengalaman berkesan selama periode libur sekolah. Instalasi ini berdiri megah dengan tinggi 15 meter dan lebar 6 meter, dan bisa dinikmati setiap hari pada pukul 06.00–13.00 WIB dan 15.00–23.00 WIB hingga 30 Juni 2025.
“Kami ingin menciptakan suasana yang menyenangkan dan hangat di stasiun, terutama bagi anak-anak yang bepergian bersama keluarga selama liburan. Harapannya, para pelanggan tidak hanya merasakan perjalanan yang aman dan nyaman, tapi juga penuh kesan dan bahagia,” ujar Feni Novida Saragih, Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, dalam keterangan tertulis kepada headline.co.id.
Tak hanya menjadi spot foto menarik, kehadiran karakter Jumbo juga menegaskan komitmen KAI untuk menjadikan stasiun sebagai ruang publik yang ramah keluarga. Selain instalasi Jumbo, KAI Daop 6 juga menggelar serangkaian kegiatan bertema Schooliday, mulai dari KAI Goes to School “Kelas Inspirasi”, Fun Field Trip dengan KA BIAS dan Batara Kresna, hingga Kids Activity dan Sapa Pelanggan.
Seluruh rangkaian aktivitas tersebut berlangsung di beberapa stasiun utama wilayah Daop 6, seperti Stasiun Yogyakarta, Lempuyangan, dan Solo Balapan. Menurut Feni, inisiatif ini adalah bentuk pengembangan layanan yang menyasar seluruh lapisan pelanggan, termasuk generasi muda.
“Kami ingin pelanggan, terutama anak-anak, punya pengalaman menyenangkan dengan kereta api sejak dini. Ketika mereka merasa bahagia di stasiun, mengenal kereta sejak kecil, mereka akan tumbuh menjadi pengguna loyal transportasi publik,” tambah Feni.
Baca juga: Portal Satu Data Resmi Diluncurkan, Pemalang Menuju Era Digital Berbasis Data Terpadu




















